Minggu, 12 April 2026

Mancanegara

BENJAMIN NETANYAHU KENA HUJAT OPOSISI seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran

Kamis, 9 April 2026 14:13 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menjadi sasaran utama serangan politik setelah kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran, memicu gelombang kritik di negaranya.

Netanyahu dikritik oleh tokoh oposisi karena mendukung kesepakatan AS-Iran, dengan beberapa pihak menilai keputusannya sebagai kegagalan politik.

Dikutip dari media asing Yenisafak, kritik tajam datang dari Yair Lapid, pemimpin oposisi Israel, pada Rabu (8/4/2026).

Lapid menulis di akun X bahwa situasi ini merupakan sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca: Rangkuman AS-Israel vs Iran: Warga Teheran Tak Percaya Trump, Gencatan Senjata Terancam Berakhir

Baca: Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran Ancam Hukum Zionis Jika Serang lebanon, Netanyahu Masih Ingin Perang

“Belum pernah dalam sejarah kita menyaksikan bencana politik seperti ini. Israel absen ketika keputusan tentang inti keamanan nasional dibuat,” ujar Lapid.

Ia memperingatkan bahwa memperbaiki kerusakan politik akibat kelalaian Netanyahu akan memakan waktu bertahun-tahun.

Lapid juga membandingkan kinerja militer dengan kegagalan pemerintah, menekankan bahwa meski tentara Israel sukses dan masyarakat tangguh, Netanyahu gagal mencapai semua tujuan yang ia tetapkan.

Sebelumnya, Netanyahu menyatakan dukungan terhadap keputusan Trump menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan pengecualian Lebanon.

(*)

# Benjamin Netanyahu # Hujat # Oposisi # Gencatan Senjata # Iran # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Benjamin Netanyahu   #Hujat   #oposisi   #gencatan senjata   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved