Kamis, 9 April 2026

Tribunnews On Focus

[FULL] Saat Pemerintah Diam Tapi JK Ingin BBM Dinaikkan, Pengamat: Tak Ada yang Bisa Bicara ke RI-1

Selasa, 7 April 2026 19:07 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai komunikasi politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih menghadapi persoalan serius.

Efriza menyebut, informasi di lingkaran pemerintahan dinilai tidak sepenuhnya terbuka sehingga akses komunikasi dengan presiden menjadi terbatas.

Baca: PERANG MEMANAS! JK Beri Peringatan Keras ke Pemerintah, Ingatkan Pemerintah soal Subsidi BBM & Utang

Ia mengatakan, presiden disebut lebih banyak mempercayakan informasi kepada sekretaris kabinet dan orang-orang terdekatnya, namun dinilai belum memiliki kepekaan yang cukup terhadap kondisi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Efriza juga menanggapi pandangan mantan wakil presiden yang belakangan ikut bersuara di ruang publik.

Baca: JK Usulkan Harga BBM Naik di Tengah Perang Timur Tengah, Ingatkan Pemerintah soal Subsidi dan Utang

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak dapat langsung dimaknai sebagai sikap oposisi, apalagi upaya menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo.

Efriza menegaskan, kritik yang disampaikan masih berada dalam koridor penyampaian pandangan politik, bukan tindakan politik praktis untuk menjatuhkan pemerintah. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Tribunnews On Focus   #BBM   #bensin   #bahan bakar   #Jusuf Kalla   #Prabowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved