Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Timur Tengah

Dianggap Mulai 'Tidak Waras', Beredar Seruan Wacana Gulingkan Trump, Amandemen ke-25 Diusulkan

Selasa, 7 April 2026 12:46 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Unggahan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial pada hari Paskah telah memicu seruan baru untuk memberlakukan Amandemen ke-25.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump melontarkan kata-kata kasar dan menulis "Segala puji bagi Allah" sambil kembali mengancam Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran yang masih terus berkobar.

Senator AS Chris Murphy, seorang politisi Demokrat dari Connecticut, mendesak kabinet pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan Amandemen ke-25, yang memungkinkan untuk memberhentikan presiden dari jabatannya dalam kondisi tertentu.

Dia menyebut presiden Trump  "benar-benar sudah tidak waras" dengan unggahan terbarunya itu.

"Jika saya berada di Kabinet Trump, saya akan menghabiskan Paskah dengan menghubungi pengacara konstitusional tentang Amandemen ke-25," tulisnya.

Baca: Markas PBB Diserang! UNIFIL Bereaksi Keras atas Perusakan CCTV oleh Militer Israel di Lebanon

 "Dia (Trump) sudah membunuh ribuan orang. Dia akan membunuh ribuan orang lagi."

Angka "ribuan" kemungkinan merujuk pada warga sipil di seluruh Timur Tengah yang terjebak dalam baku tembak perang serta personel militer Iran.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, melaporkan bahwa 3.531 orang telah tewas, di antaranya 1.607 warga sipil, dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan setidaknya 1.900 orang telah tewas dan 20.000 terluka dalam serangan tersebut sejauh ini, menurut Reuters.

Baca: Viral Aksi Sekelompok Pria di Bombana Minum Oli saat Lebaran, Dokter Ingatkan Bahaya Fatal

Belum lagi  13 anggota militer AS yang dilaporkan telah meninggal selama perang dengan Iran.

Amandemen ke-25 dirancang oleh Kongres AS setelah pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada tahun 1963 dan diratifikasi oleh 38 negara bagian pada tahun 1967.

Amandemen ini diberlakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi keadaan darurat medis dan ketidakmampuan Presiden AS menjalankan tugasnya secara normal.(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wacana Menggulingkan Trump Karena Dianggap Mulai 'Tidak Waras', Amandemen Ke-25 Diusulkan

Editor: winda rahmawati
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved