Rabu, 15 April 2026

Viral

Dedi Mulyadi Tegaskan Pengeroyok Ayah Pengantin agar Dihukum Setimpal, Minta Maaf ke Keluarga Korban

Senin, 6 April 2026 21:02 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil tindak tegas atas kasus pengeroyokan berujung maut yang dialami pemilik hajatan di Purwakarta.

Beberapa waktu lalu kasus pengeroyokan berujung maut dialami pemilik hajatan di Purwakarta ini viral dan menuai sorotan publik.

Dadang (58) selaku pemilik hajatan itu tewas setelah dikeroyok 10 pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Cikadu, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026).

Saat itu, Dadang atau korban menggelar acara hajatan pernikahan anaknya.

Dadang yang menjadi tuan rumah hajatan itu tiba-tiba didatangi sekelompok pemuda berjumlah sekitar 10 orang.

Kedatangan mereka bukan menjadi tamu melainkan untuk meminta uang kepada korban sebesar Rp500 ribu.

Baca: Tragedi Hajatan di Purwakarta: Dadang Tewas Dianiaya 10 Preman seusai Tolak Beri Jatah, Pelaku Buron

Karena menolak, Dadang akhirnya dikeroyok dan sempat tak sadarkan diri. Nahas, ia pun akhirnya meninggal dunia.

Mengetahui adanya kasus pengeroyokan berujung maut menimpa pemilik hajatan di Purwakarta itu, membuat Dedi Mulyadi tak tinggal diam.

Dedi Mulyadi turut menyampaikan rasa prihatin dan duka atas korban hingga kehilangan nyawa.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi bahkan meminta maaf karena merasa belum bisa menjaga warga sebagai pemimpin di Jawa Barat.

Bahkan, Dedi Mulyadi pun mendatangi kediaman korban dan keluarga korban di Purwakarta.

Hal ini terlihat dari unggahan terbarunya di Instagram, Senin (6/4/2026).

Baca: Reaksi Keras Dedi Mulyadi soal Pengeroyokan Maut di Pesta Pernikahan Purwakarta: Basmi Premanisme

Terlihat Dedi Mulyadi duduk bersama beberapa keluarga dari Dadang.

Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas terjadinya peristiwa tragis tersebut.

“Saya bersama keluarga korban, Pak Dadang, korban pembunuhan yang dilakukan oleh segerombolan anak muda yang berada di wilayah Desa Kertamukti,” ungkap Dedi Mulyadi.

Di hadapan keluarga korban, Dedi Mulyadi menyebut tindakan para pelaku sudah tidak bisa ditolerir.

Ia berharap para pelaku akan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang lain.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ketegasan Dedi Mulyadi Imbas Pengeroyokan Berujung Maut di Purwakarta, Soroti Premanisme Musuh Utama

# Dedi Mulyadi # pengeroyokan # hajatan # premanisme # purwakarta # viral

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jabar

Tags
   #pengeroyokan   #Hajatan   #premanisme   #Purwakarta   #viral   #Dedi Mulyadi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved