WOW TODAY

WOW TODAY: Update Ibu Kota Baru dari Jokowi

Kamis, 22 Agustus 2019 14:12 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hai Tribunners, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan bahwa ibu kota baru RI akan ditempatkan di Pulau Kalimantan.

Dikutip dari laman resmi setkab, Presiden Jokowi menyebut ada 3 wilayah yang jadi incaran lokasi calon ibu kota baru, Selasa (6/8/2019).

Ia menyebut pilihannya sudah jelas bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan. Namun untuk provinsinya di mana, Ini yang harus didetailkan lagi.

Adapun 3 provinsi yang disebut presiden di antaranya, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Jokowi mengungkapkan, saat ini lokasi calon ibu kota baru tengah dikaji dan akan segera diputuskan.

Dalam kajiannya, presiden menuturkan berkaitan dengan kebencanaa, semuanya harus dilihat lebih detail lagi sehingga menghasilkan keputusan yang tepat.

Jokowi Tinjau Lokasi Calon Ibu Kota Baru

Sebelumnya, pada 7-9 Mei 2019, Jokowi meninjau sejumlah lokasi yang dianggap ideal sebagai ibu kota RI.

Lokasi tersebut di antaranya Bukit Soeharto di Kalimantan Timur.

Dikutip dari Kompas.com, Bukit Soeharto berada di kawasan Taman Hutan Raya, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

Bukit Soeharto memiliki beberapa keunggulan, seperti infrastruktur dasar yang sudah tersedia.

Meski demikian, pemerintah masih mempelajari wilayah tersebut dari segi sosial, politik, dan geografis.

Sementara di Kalimantan Tengah, Jokowi sempat mengunjungi Gunung Mas dan 'Kawasan Segitiga'.

Gunung Mas diketahui merupakan pemekaran Kabupaten Kapuas 2002 lalu.

Wilayah ini memiliki luas sekitar 10.804 km dan ditempati 109.947 jiwa.

Gunung Mas termasuk daerah dataran tinggi yang berpotensi sebagai kawasan perkebunan.

Jokowi mengatakan semua aspek akan dikaji, mulai dari sosiologi, lingkungan, kebencanaan, hingga ketersediaan air bersih.

Sementara 'Kawasan Segitiga' berada di antara Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas yang seluruhnya masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Palangkaraya juga pernah disinggung Soekarno sebagai visinya untuk ibu kota baru.

Estimasi Biaya

Skenario pertama, perkiraan biaya untuk membangun ibu kota baru seluas 40 ribu hektare dibutuhkan dana sekitar Rp 466 triliun.

Bappenas menyebut pembiayaan itu memiliki porsi Rp 250 trilun dari pemerintah, sedangkan sisanya dari swasta.

Skenario kedua, wilayah 30 ribu hektare dengan biaya Rp 323 triliun.

Dijelaskan, hal itu sudah dikonfimasi oleh Menteri Keuangan ya.

Waktu Pemindahan

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah akan fokus untuk mempersiapkan pemindahan ibu kota pada 2020.

Persiapan itu termasuk menyusun master plan ibu kota yang terdiri dari detail dan desain rinci terkait pemindahan.

Ia menyebut konstruksi pembangunan baru akan dimulai pada 2021.

Diperkirakan pembangunan konstruksi gedung pemerintahan serta infrastruktur penunjang membutuhkan waktu hingga 2024 atau 4 tahun.

Setelah jadi pemindahan ibu kota baru tahap pertama pun bisa dimulai. (*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Red Lionfish atau Ikan Lepu Ayam, Ikan Beracun yang Hidup di Laut

Baca: Kanker Serviks, Kanker yang Tumbuh pada Sel di Leher Rahim

Baca: Setia Dampingi meski Terlilit Hutang Rp17 Miliar, Kevin Aprilio Batal Nikahi Vicy Tahun Ini

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved