Sabtu, 25 April 2026

Berita Terkini

Jenderal Iran Sebut Ancaman Donald Trump Tidak Rasional dan Tindakan yang Bodoh

Senin, 6 April 2026 09:31 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran secara tegas mengabaikan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memberikan batas waktu 48 jam agar Selat Hormuz segera dibuka.

Pihak Iran menolak ultimatum tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk melawan Amerika Serikat. Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menilai ancaman dari Washington tersebut tidak rasional serta tidak mencerminkan kekuatan, melainkan sebuah kepanikan.

Baca: Netanyahu Klaim Gempur Pabrik Petrokimia Iran, Sesumbar 70 Persen Produksi Baja Teheran Hancur

"Tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh," tegas Jenderal Ali pada Minggu (5/4/2026). Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan pernah tunduk pada tekanan militer dalam bentuk apa pun.

Lebih lanjut, Jenderal Ali memberikan peringatan keras bahwa setiap bentuk agresi lanjutan akan membawa konsekuensi besar. Ia menekankan bahwa jika serangan terus dilakukan oleh pihak AS, maka "pintu neraka" akan terbuka bagi negara tersebut.

Sebelumnya, melalui platform Truth Social pada Sabtu (4/4/2026), Donald Trump mengancam Iran untuk segera mencapai kesepakatan atau menghadapi konsekuensi militer yang jauh lebih besar jika tetap menutup Selat Hormuz.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved