Berita Terkini
Jenderal Iran Sebut Ancaman Donald Trump Tidak Rasional dan Tindakan yang Bodoh
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran secara tegas mengabaikan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memberikan batas waktu 48 jam agar Selat Hormuz segera dibuka.
Pihak Iran menolak ultimatum tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk melawan Amerika Serikat. Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menilai ancaman dari Washington tersebut tidak rasional serta tidak mencerminkan kekuatan, melainkan sebuah kepanikan.
Baca: Netanyahu Klaim Gempur Pabrik Petrokimia Iran, Sesumbar 70 Persen Produksi Baja Teheran Hancur
"Tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh," tegas Jenderal Ali pada Minggu (5/4/2026). Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan pernah tunduk pada tekanan militer dalam bentuk apa pun.
Lebih lanjut, Jenderal Ali memberikan peringatan keras bahwa setiap bentuk agresi lanjutan akan membawa konsekuensi besar. Ia menekankan bahwa jika serangan terus dilakukan oleh pihak AS, maka "pintu neraka" akan terbuka bagi negara tersebut.
Sebelumnya, melalui platform Truth Social pada Sabtu (4/4/2026), Donald Trump mengancam Iran untuk segera mencapai kesepakatan atau menghadapi konsekuensi militer yang jauh lebih besar jika tetap menutup Selat Hormuz.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Peringatkan AS soal Tekanan Ekspor Minyak, Tegaskan Keamanan Selat Hormuz Tidaklah Gratis
7 jam lalu
Internasional
IRAN DISUSUPI DRONE ORBITER saat Gencatan Senjata, Sistem Pertahanan Udara Diaktifkan
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Tanggapi Gertakan Trump! Presiden Iran Bantah Alami Konflik Internal, Pastikan Teheran Bersatu
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Muncul Kilatan Cahaya Misterius di Langit Iran saat Genjatan Senjata, Teheran Langsung Siaga Penuh
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.