Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Inggris Ambil Alih Kendali? Kumpulkan 40 Negara Bahas Opsi Buka Selat Hormuz, AS Tak Diajak

Jumat, 3 April 2026 16:53 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Inggris mengumpulkan 40 negara untuk membahas opsi membuka Selat Hormuz.

Diskusi penting ini dilaporkan tidak melibatkan Amerika Serikat (AS).

Dalam diskusi, 40 negara ini merundingkan bagaimana cara membuka kembali jalur pelayaran minyak penting yang saat ini tersendat akibat perang AS-Iran.

Pertemuan itu digelar secara virtual dengan menteri luar negeri masing-masing negara pada Kamis (2/4/2026).

Dari laporan Al Jazeera, pertemuan ini mengarah pada solusi non militer sebagai upaya diplomasi untuk memastikan keamanan perlintasan minyak dunia.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper menilai bahwa blokade Selat Hormuz adalah langkah yang ceroboh.

Baca: Iran Pamer Kekuatan Tembak Jet di Teluk, Serangan Tiga Front Serentak Kepung Udara dan Darat Israel

Penutupan jalur pelayaran vital itu dinilai berdampak pada stabilitas ekonomi global.

"Kita telah melihat Iran membajak rute pelayaran internasional untuk menyandera ekonomi global," ucap Cooper.

Saat ini diketahui, semua aktivitas di Selat Hormuz terhenti karena serangan balasan Iran ke kapal komersil yang melintas.

Kondisi ini memicu lonjakan tajam harga minyak mentah dan berdampak luas di pasar global. 

Untuk itu, negara yang terlibat dalam pertemuan ini sepakat menandatangani pernyataan yang mendesak Iran menghentikan pemblokadean selat.

Negara yang berpartisipasi dalam pertemuan di antaranya Prancis, Jerman, Italia, Kanada, Jepang dan Uni Emirat Arab.

Dari laporan disebut bahwa London juga menunjukkan koalisi lain ikut terlibat.

Baca: Iran Tak Takut Serang Kapal Nuklir Terbesar AS USS Gerald R. Ford, Babat dari 17 Titik hingga Kabur

Yakni negara-negara Skandinavia, negara Baltik, Bahrain, Panama dan Nigeria.

Sementara AS dikonfirmasi tidak ikut dalam pertemuan penting tersebut.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa membebaskan jalur Hormuz bukan tugas utamanya.

Trump justru meremehkan sekutu Eropa AS, karena enggan mendukung perang.

Ia juga memberikan ancaman untuk menarik AS keluar dari NATO karena tak adanya bantuan dari sekutunya itu. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di theguardian.com

Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Nila
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Inggris   #Selat Hormuz   #Amerika   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved