Jumat, 8 Mei 2026

Tribunnews Update

Tim Advokasi Ungkap Dugaan Operasi Intelijen di Kasus Andrie Yunus, Beberkan Bukti 16 Orang Terlibat

Kamis, 2 April 2026 11:26 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) membeberkan temuan terbaru terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus pada Senin (30/03/2026).

Mereka menduga kuat ada setidaknya 16 pelaku yang terlibat secara terorganisir dalam kejadian tersebut. 

Baca: Komnas HAM Panggil Petinggi TNI, Dalami Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus

TAUD juga menyoroti penggunaan alat berteknologi khusus yang disebut tidak dapat diakses publik dan mengindikasikan pola operasi intelijen. 

Selain jumlah pelaku lapangan yang diperkirakan mencapai sedikitnya 16 orang, hal itu juga terlihat dari pola pergerakan mereka, mulai dari penguntitan, eksekusi, hingga pascapenyiraman. 

Selain itu, diduga terdapat aktor intelektual yang menjadi dalang di balik operasi tersebut, meski tidak berada langsung di lapangan.

Baca: KontraS Temukan Sedikitnya 16 Orang Terlibat di Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus

Dari berbagai rekaman kamera pemantau, keenam belas orang tersebut diduga saling bertemu dan berkomunikasi secara berkesinambungan. 

Beberapa yang teridentifikasi adalah dua pelaku penyiraman yang berangkat dari kawasan Jalan Panglima Polim menuju Jakarta Pusat, tepatnya ke sekitar kantor YLBHI di Jalan Diponegoro. 

Selain itu, tampak pula sejumlah pelaku lain yang diduga mengawasi kantor YLBHI saat Andrie Yunus berada di lokasi. 

Baca: YLBHI Nilai Pelimpahan Kasus Air Keras Andrie Yunus dari Polisi ke Puspom TNI Dinilai Cacat Hukum

Beberapa titik yang disebut menjadi lokasi pemantauan adalah kawasan seberang kantor YLBHI dan tepi jalan di sekitar Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved