TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Ajukan Syarat Damai, Jaminan Terhadap Agresi di Masa Depan Kompensasi dan Kedaulatan Selat
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengajukan syarat damai sebagai langkah untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan.
Pezeshkian menekankan bahwa penghentian total agresi menjadi prasyarat utama sebelum gencatan senjata dapat diberlakukan.
Teheran juga meminta jaminan internasional guna mencegah terulangnya serangan di masa depan.
Dilansir dari The Chosun Daily, Iran menuntut kompensasi atas kerugian besar yang ditimbulkan selama perang berlangsung, Rabu (1/4/2026).
Pemerintah Iran menilai stabilitas kawasan hanya bisa tercapai jika seluruh operasi militer dihentikan secara menyeluruh.
Baca: Usai Kapal Kini Bandara Kuwait Terbakar buntut Diserang Drone Iran, Ketegangan Teluk Berlanjut
Dalam usulannya, Iran juga menegaskan hak kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai jalur strategis.
Pezeshkian memperingatkan bahwa intervensi eksternal di kawasan dapat memperburuk situasi secara signifikan.
Terkait serangan balasan terhadap negara-negara tetangga menyusul serangan udara AS dan Israel, Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak menginginkan perang, namun akan tetap mempertahankan kepentingan nasionalnya.
"Kami telah menghormati kedaulatan negara-negara tetangga dan tidak berniat menyerang mereka. Namun, sayangnya, pangkalan militer AS ada di negara-negara tersebut, dan serangan terhadap kami dilancarkan dari wilayah mereka. Negara-negara ini telah gagal memenuhi tanggung jawab internasional mereka untuk mencegah wilayah mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran."
Proposal damai ini disampaikan di tengah proses negosiasi yang melibatkan mediator internasional.
Di sisi lain, Amerika Serikat terus meningkatkan ancaman invasi darat.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di chosun.com dengan Judul Iranian President Proposes Ceasefire With Conditions,
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
AS GUNAKAN AI BERSIHKAN RANJAU LAUT IRAN, Gelontorkan Rp1,7 Triliun Bersihkan Selat Hormuz
Minggu, 3 Mei 2026
Mancanegara
Trump Prediksi Harga Minyak Akan Merosot Tajam seusai 400 Kapal di Selat Hormuz Dapat Berlayar Lagi
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
Maskapai AS Bangkrut seusai 34 Tahun Beroperasi, Spirit Airlines Mandek Imbas Perang Timur Tengah
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Teheran Siap jika Perang Pecah Lagi, China Kecam Sanksi AS terkait Minyak
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
China Tak Terima 5 Perusahannya Disanksi AS karena Beli Minyak Iran, Tegaskan Tidak akan Dipatuhi
Minggu, 3 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.