Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Tak Terima Disebut Mantan Napi, Wakil Bupati Lebak Walk Out dari Acara Halalbihalal ASN Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 10:13 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia, relasi antara kepala daerah dan wakilnya seharusnya menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif.

Namun, dalam praktiknya, konflik antara keduanya kerap terjadi dan menjadi fenomena berulang di berbagai daerah.

Dari perspektif nasional, konflik ini tidak sekadar persoalan personal atau politik lokal, tetapi juga mencerminkan tantangan struktural dalam sistem desentralisasi Indonesia.

Konflik antara kepala daerah dan wakilnya baru-baru ini juga terjadi di Kabupaten Lebak, Banten.

Acara halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seharusnya berlangsung khidmat justru diwarnai ketegangan antara Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati, Amir Hamzah.

Insiden tersebut terjadi di tengah berlangsungnya sambutan resmi di hadapan para pegawai pemerintah daerah di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah dibuat murka oleh pernyataan tak mengenakkan dari Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya.

Suasana kian memanas tatkala Habsi mengungkit status masa lalu Amir sebagai mantan narapidana dalam sambutannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Amir Hamzah, Wabup Lebak Murka ke Bupati Gegara Disinggung Status Mantan Narapidana

Program: Local Experience
Editor: Akmal Khoirul Habib

#localexperience #shortvideo #indonesia #viral #halalbihalal #wakilbupatilebak #lebak #banten #mantannapi #ASN #pemda #kepaladaerah #bupatilebak

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Akmal KhoirulHabib
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Wakil Bupati Lebak   #mantan napi   #Banten   #Pemda

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved