Selasa, 14 April 2026

Mancanegara

Iran Mulai Melunak! Buka Peluang Kapal Pertamina Lewati Selat Hormuz

Minggu, 29 Maret 2026 09:13 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengungkapkan peluang kapal milik Pertamina untuk melintasi Selat Hormuz semakin terbuka.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, menyebut adanya pertimbangan positif dari Pemerintah Iran terkait keamanan pelayaran kapal Pertamina di kawasan tersebut.

Masih Butuh Kesiapan Teknis

Meski sinyal positif telah diberikan, pelayaran kapal Pertamina belum bisa langsung dilakukan. Vahd menegaskan bahwa sejumlah persiapan teknis masih harus dipenuhi.

Hal tersebut mencakup perlindungan asuransi, kesiapan kru kapal, hingga aspek operasional lainnya guna memastikan keselamatan pelayaran di wilayah yang masih tergolong rawan.

Kemlu bersama KBRI Tehran akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses pelintasan berjalan aman.

Baca: Gelombang Ke-85 Iran dengan Sandi Wahai Rasulullah Diluncurkan, Gempur Situs Industri Berat Musuh

Baca: Universitas-universitas AS-Israel di Seluruh Asia Barat akan Dijadikan Target Sah Serangan Iran

Tantangan di Tengah Gejolak Timur Tengah

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengakui bahwa proses evakuasi kapal tanker Pertamina dari Selat Hormuz bukan perkara mudah.

Menurutnya, kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih bergejolak menjadi tantangan utama dalam upaya tersebut.

“Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz,” ujar Bahlil.

Alarm Keras Arah Geopolitik RI Melenceng
Tertahannya kapal milik Pertamina di Selat Hormuz dinilai bukan sekadar persoalan teknis.

Pengamat militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie, menyebut kondisi ini sebagai sinyal adanya masalah dalam arah geopolitik Indonesia.

Menurut Connie, situasi tersebut berkaitan dengan langkah Indonesia yang masuk dalam kerangka Board of Peace (BoP) tanpa kejelasan konsep, transparansi publik, maupun proses pembahasan yang memadai bersama DPR dan komunitas strategis nasional.

“Akibatnya sekarang mulai terlihat. Ketika Indonesia kehilangan kejelasan posisi, kita tidak lagi dilihat sebagai aktor non-blok yang independen, juga tidak sepenuhnya dipercaya sebagai bagian dari blok tertentu,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapal Pertamina Berpeluang Lintasi Selat Hormuz, Jubir Kemlu: Iran Beri Sinyal Positif
 
 

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Iran   #Pertamina   #Selat Hormuz   #Bahlil

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved