Minggu, 12 April 2026

Tribunnews Update

3 Ribu Pasukan AS Terpojok! 1 Juta Kombatan Elit Iran Terjun Hadapi Invasi Darat di Pulau Kharg

Minggu, 29 Maret 2026 08:26 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengerahkan satu juta pejuang untuk melawan pasukan AS.

Kantor berita Iran, Tasnim mengumumkan pengerahan 1 juta pejuang tersebut untuk menghadapi rencana invasi darat AS ke Pulau Kharg.

Baca: Rencana Tambah Pasukan AS ke Iran Disorot, Analis Sebut Invasi Darat Washington Butuh Jutaan Tentara

Seluruh front di Iran disebut sangat antusias untuk menghadapi pasukan AS secara langsung.

Setidaknya satu juta pasukan ini juga sudah dilengkapi senjata untuk pertempuran darat.

Para sukarelawan dilaporkan membanjiri pusat-pusat perekrutan untuk pasukan paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan tentara reguler, yang ingin berpartisipasi dalam konflik.

Baca: Menlu AS Prediksi Perang Iran Bakal Selesai Paling Lama 4 Pekan Lagi Usai Trump Ingin Invasi Darat

Iran kini juga memusatkan perhatian dan pengamanan Pulau Kharg.

Di sisi lain, dilaporkan bahwa Pentagon akan mengirimkan ribuan personel militer dari Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat ke Timur Tengah. 

Reuters menyebut, jumlah pasukan yang akan dikirim berkisar antara 3.000 hingga 4.000 prajurit. 

Baca: Trump Sesumbar Kirim 10 Ribu Tentara AS, India: Harus Siap Terima Peti Mati Jika Invasi Darat Iran

Para tentara yang bermarkas di Fort Bragg, North Carolina, ini merupakan pasukan elite yang dikenal spesialis dalam serangan terjun payung.

Pasukan ini juga mampu dikerahkan dalam waktu 18 jam setelah perintah turun.

Pengerahan pasukan ini disebut sebagai upaya memperluas opsi militer AS.

Termasuk rencana pengerahan dan invasi darat secara langsung ke Iran.

Baca: IRAN GERTAK AS! Jika Invasi Darat Dilancarkan, Jalur Perdagangan Global di Laut Merah Akan Ditutup

Hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai rencana pengerahan pasukan elite tersebut ke dalam wilayah Iran. (Tribun-Video.com)

Baca juga beirta terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved