TRIBUNNEWS UPDATE
Perang Multi-Front Tekan Israel, Jenderal Kibarkan 10 Tanda Bahaya, Zionis Diklaim Nyaris Runtuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala staf Israel memperingatkan bahwa militer berada di ambang kehancuran.
Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan ke para menteri bahwa dirinya mengangkat 10 bendera merah.
Peringatan ini disampaikan di tengah tekanan berat akibat perang multi-front yang terus berlangsung.
"Saya mengangkat 10 bendera merah," keluh Zamir.
Zamir mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.
Termasuk mengesahkan undang-undang yang telah lama tertunda.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mengurangi beban militer.
Mengingat, pasukan Israel kini mengalami kelelahan akibat konflik berkepanjangan.
Baca: PERANG MELEBAR! Houthi Yaman Ikut Gempur Israel, Rudal Balistik Bidik Beer Sheba, IDF Cegat Satu
Baca: Rudal dari Yaman Menuju Israel Selatan Terdeteksi, Tanda Keterlibatan Baru dalam Konflik Regional
Zamir memperingatkan, pasukan cadangan yang direkrut tidak akan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Ia keras mengkritik pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Zamir menilai, Netanyahu gagal mengatasi masalah struktural seperti kebijakan wajib militer.
Selain itu, Zamir memperingatkan, intensifikasi kekerasan di Tepi Barat memaksa pasukan pendudukan Israel untuk mengerahkan unit tambahan di kawasan.
Menurutnya, hal tersebut semakin memperberat beban personel yang sudah kewalahan.
Terkait hal itu, PM Benjamin Netanyahu membuka suara.
Netanyahu mengaku akan menyiapkan rencana untuk memperpanjang wajib militer.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di aljazeera.com dengan judul 'Mengibarkan 10 bendera merah': Apakah tentara Israel kelelahan?
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Presiden Iran Sebut Israel Tak akan Berani Menyerang jika Negara-negara Islam di Dunia Bersatu
Senin, 18 Mei 2026
Berita Terkini
Frustrasi Selat Hormuz Ditutup, Donald Trump Ancam Iran Segera Bertindak atau Habis Tak Tersisa
Senin, 18 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Geram Teheran Mau Buat 'Gerbang Berbayar' di Hormuz, Koalisi Teluk Pecah
Minggu, 17 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Posisi Duduk Viral, Sofa Trump Lebih Pendek Dibanding Xi Jinping saat Pertemuan Bilateral
Minggu, 17 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
PM India Modi Tegas Larang Rakyat Beli Emas selama 1 Tahun Buntut Hormuz Tegang Gegara Konflik Iran
Minggu, 17 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.