TRIBUNNEWS UPDATE
Kapal Indonesia kembali Dilarang Lewat Selat Hormuz, Iran Diduga "Sakit Hati" seusai RI Join BoP
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Dua kapal tanker Indonesia yang mengangkut minyak mentah masih dilarang untuk melewati Selat Hormuz oleh Iran hingga Sabtu (28/3/2026), hari ini.
Adapun larangan ini buntut konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Berdasarkan pantauan di situs Marine Traffic, dua kapal yang dimaksud yakni PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.
Pertamina International Shipping menyebut bahwa kapal Pertamina Pride yang mengangkut kargo untuk kebutuhan energi nasional masih tertahan di sebelah utara Kota Dammam, Arab Saudi.
Baca: Oposisi Netanyahu Beri Peringatan ke Rakyat Israel, Ungkap Kekhawatiran Adanya Bencana Keamanan
Sementara, kapal Gamsunoro mengangkut kargo untuk mitra pihak ketiga atau non-Pertamina.
Padahal, ada beberapa kapal dari negara tetangga yang telah diizinkan Iran untuk melewati selat yang dianggap menjadi jalur utama penyaluran minyak dunia tersebut.
Sebagai informasi, Selat Hormuz disebut menjadi lokasi penyaluran dari 20 persen pasokan minyak dunia.
Baca: Amerika Bersiap Skenario Terburuk, Pertimbangkan 10 Ribu Pasukan hingga Drone Kamikaze Perangi Iran
Ada lima negara sahabat yang sudah diizinkan Iran untuk kapalnya bisa melewati Selat Hormuz hingga kini yaitu China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan.
Adapun hal ini berdasarkan pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi yang disampaikan melalui cuitan di akun X pribadinya pada Kamis (26/3/2026).
Selain itu ada kapal dari Malaysia dan Thailand yang juga diizinkan Iran untuk melewati Selat Hormuz.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah masih melakukan negosiasi dengan Iran agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro bisa melintas di Selat Hormuz.
Dia mengakui bahwa negosiasi berjalan alot.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Diduga 'Sakit Hati' ke Indonesia Buntut Gabung BoP, Akibatnya Kapal Dilarang Lewat Selat Hormuz
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana
#viory #Indonesia #Iran #SelatHormuz #BlueOceanPartnership #BoP #MaritimIndonesia #Geopolitik #BreakingNews #InfoEkonomi #KedaulatanRI #KapalIndonesia #StraitOfHormuz #Diplomasi #Maret2026 #UpdateDunia
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Iran-AS: Negosiasi Damai Gagal Tercapai, Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Minggu, 12 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Hasil Negosiasi AS dan Iran: Kesepakatan Damai Tak Berlangsung Gegara Syarat yang Diajukan
Minggu, 12 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Wamenkes Dante Ungkap Alasan Nakes Tak Bisa Ikut WFH: Layanan Kesehatan Diperlukan untuk Publik
Minggu, 12 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Murka Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz saat Negosiasi Damai, Ancam Beri Tindakan Tegas
Minggu, 12 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Sebut Negosiasi Damai dengan Iran Gagal usai Berlangsung 21 Jam, Iran Beri Pernyataan Berbeda
Minggu, 12 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.