Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kapal Indonesia kembali Dilarang Lewat Selat Hormuz, Iran Diduga "Sakit Hati" seusai RI Join BoP

Sabtu, 28 Maret 2026 16:07 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Dua kapal tanker Indonesia yang mengangkut minyak mentah masih dilarang untuk melewati Selat Hormuz oleh Iran hingga Sabtu (28/3/2026), hari ini.

Adapun larangan ini buntut konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Berdasarkan pantauan di situs Marine Traffic, dua kapal yang dimaksud yakni PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Pertamina International Shipping menyebut bahwa kapal Pertamina Pride yang mengangkut kargo untuk kebutuhan energi nasional masih tertahan di sebelah utara Kota Dammam, Arab Saudi.

Baca: Oposisi Netanyahu Beri Peringatan ke Rakyat Israel, Ungkap Kekhawatiran Adanya Bencana Keamanan

Sementara, kapal Gamsunoro mengangkut kargo untuk mitra pihak ketiga atau non-Pertamina.

Padahal, ada beberapa kapal dari negara tetangga yang telah diizinkan Iran untuk melewati selat yang dianggap menjadi jalur utama penyaluran minyak dunia tersebut.

Sebagai informasi, Selat Hormuz disebut menjadi lokasi penyaluran dari 20 persen pasokan minyak dunia.

Baca: Amerika Bersiap Skenario Terburuk, Pertimbangkan 10 Ribu Pasukan hingga Drone Kamikaze Perangi Iran

Ada lima negara sahabat yang sudah diizinkan Iran untuk kapalnya bisa melewati Selat Hormuz hingga kini yaitu China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan.

Adapun hal ini berdasarkan pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi yang disampaikan melalui cuitan di akun X pribadinya pada Kamis (26/3/2026).

Selain itu ada kapal dari Malaysia dan Thailand yang juga diizinkan Iran untuk melewati Selat Hormuz.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah masih melakukan negosiasi dengan Iran agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro bisa melintas di Selat Hormuz.

Dia mengakui bahwa negosiasi berjalan alot.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Diduga 'Sakit Hati' ke Indonesia Buntut Gabung BoP, Akibatnya Kapal Dilarang Lewat Selat Hormuz

Program: Tribunnews Update
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana


#viory #Indonesia #Iran #SelatHormuz #BlueOceanPartnership #BoP #MaritimIndonesia #Geopolitik #BreakingNews #InfoEkonomi #KedaulatanRI #KapalIndonesia #StraitOfHormuz #Diplomasi #Maret2026 #UpdateDunia

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved