Rabu, 29 April 2026

Viral

Mitra MBG Viral Curhat Belum Balik Modal walau Cuan Rp6 Juta, Bangun SPPG Rp3,5 M

Rabu, 25 Maret 2026 11:20 WIB
Tribunnews Bogor

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Hendrik Irawan memberikan penjelasan secara mendalam setelah dirinya ramai dihujat oleh para netizen akibat unggahan video yang menunjukkan penerimaan insentif Rp6 juta per hari dari pengelolaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral di wilayah Cimahi tersebut secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum balik modal meskipun penghasilannya mencapai jutaan rupiah setiap harinya. Hendrik pun memperlihatkan kondisi fasilitas SPPG miliknya yang dibangun dengan standar tinggi.

Diakui Hendrik, unit SPPG tersebut dibangun secara mandiri menggunakan uang pribadinya tanpa bantuan dana awal dari pemerintah. Hendrik dilaporkan harus merogoh kocek hingga Rp3,5 miliar guna membangun infrastruktur pemenuhan gizi bagi masyarakat tersebut.

"Saya buatnya (unit SPPG) sampai Rp3,5 miliar, jadi dari bapak presiden menghargai, akhirnya dibangunlah SPPG yang awalnya modal saya. Ini kitchen-kitchen aku bikin semua sendiri," ungkap Hendrik Irawan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

Baca: Insanul Fahmi Diminta Segera Ambil Sikap usai Hubungan dengan Inara Rusli Berjarak

Terkait dengan penghasilan Rp6 juta per hari yang memicu polemik, Hendrik memberikan klarifikasi bahwa dana tersebut bukan hanya mengalir kepada dirinya saja. Menurutnya, seluruh mitra yang bergabung dalam program nasional tersebut berhak menerima insentif bangunan yang telah mereka buat secara mandiri.

Meskipun menerima insentif rutin yang dinilai fantastis oleh publik, Hendrik menegaskan bahwa nilai investasi yang ia keluarkan sangat besar sehingga memerlukan waktu untuk mencapai titik balik modal. Kendati demikian, Hendrik menyatakan kesiapannya untuk diaudit secara transparan guna mempertanggungjawabkan operasionalnya.

Kini di tengah badai hujatan netizen, Hendrik memilih untuk bersikap santai dan tidak terlalu ambil pusing. Ia lebih memilih untuk tetap fokus mengelola dan memamerkan fasilitas SPPG miliknya sebagai bukti keseriusannya dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.

Ia menegaskan tidak ingin meladeni cacian yang muncul di kolom komentar media sosialnya. Hendrik merasa bahwa apa yang ia bangun adalah nyata dan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tersebut.

(Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Fransisca Ellen Kumala Sari
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved