Senin, 20 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Filipina Jadi Negara Pertama Tetapkan Status Darurat Energi Nasional Imbas Perang AS-Iran

Rabu, 25 Maret 2026 07:47 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Filipina menjadi negara pertama yang resmi menetapkan status keadaan darurat energi nasional imbas konflik AS-Israel dan Iran. 

Pengumuman itu disampaikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos pada Selasa (24/3). 

Penetapan status ini dirilis hanya beberapa jam setelah pernyataan Kemenertian Energi Filipina. 

Adapun pernyataan itu soal rencana menggenjot produksi pembangkit listrik tenaga batu bara demi menekan lonjakan tarif listrik. 

Baca: Strategi Ekonomi AS: Longgarkan Sanksi Minyak Rusia Demi Jaga Stabilitas Harga Dunia

Sementara Presiden Filipina menandatangani perintah eksekutif yang secara resmi menyatakan keadaan darurat. 

Hal ini dilakukan sebagai respons nasional untuk menstabilkan pasokan energi dan melindungi perekonomian dari kenaikan biaya bahan bakar.

Sebagai bagian dari langkah-langkah tersebut, pemerintah memperkenalkan kerangka dukungan komprehensif. 

Filipina menyebutnya sebagai Paket Terpadu untuk Mata Pencaharian, Industri, Pangan, dan Transportasi. 

Baca: Kondisi Wilayah Israel Diselimuti Asap Tebal! Kilang Minyak Haifa yang Dibombardir Iran jadi Pemicu

Inisiatif ini bertujuan untuk membantu sektor-sektor utama, termasuk transportasi, pertanian, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Para pejabat mengatakan deklarasi tersebut memungkinkan pihak berwenang untuk memobilisasi sumber daya secara lebih efektif. 

Termasuk dalam mengelola distribusi bahan bakar, menerapkan program bantuan yang ditargetkan untuk masyarakat.
 
(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Anadolu dengan judul Filipina menjadi negara pertama yang menyatakan keadaan darurat energi akibat konflik di Timur Tengah

Program: Tribunnews Update
Host: Maria Nanda Ayu Saputri 
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Filipina   #Amerika   #Iran   #energi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved