Tribunnews WIKI

Pneumonia, atau Lebih Dikenal dengan Paru-paru Basah

Selasa, 20 Agustus 2019 14:03 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Pneumonia merupakan infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantong udara di paru-paru, baik satu atau keduanya.

Pneummonia dikenal juga dengan sebutan paru-paru basah.

Kantong udara kecil di ujung saluran pernafasan penderita pneumonia, meradang dan dipenuhi cairan atau nanah.

Hal ini menyebabkan penderita mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil.

Pneumonia dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Namun pada akhir-akhir ini yang menjadi penyebab paling sering adalah infeksi bakteri.

Penumonia menjadi satu di antara penyebab kematian pada anak yang tertinggi di dunia.

Menurut WHO, dari seluruh penyebab kematian balita, sekitar 16% adalah pneumonia.

Gejala Pneumonia

Gejala ringan dari pneumonia menyerupai gejala yang muncul saat flu.

Gejala yang umum dirasakan adalah demam dan batuk.

Akan tetapi gejala pneumonia memiliki durasi yang lebih lama apabila dibanding gejala flu biasa.

Apabila gejala ringan ini tidak ditangani, akan muncul gejala lain sebagai berikut.

  • Nyeri pada dada saat bernafas atau batuk
  • Batuk berdahak
  • Mudah lelah
  • Demam dan menggigil
  • Mual dan muntah
  • Sesak napas
  • Gangguan kesadaran (terutama pada penderita yang berusia lebih dari 65 tahun)
  • Gangguan sistem imun, hipotermia (terutama pada penderita yang berusia lebih dari 65 tahun)

Sementara itu, berikut adalah gejala yang muncul pada anak yang mengalami pneumonia.

  • Demam tinggi
  • Tampak selalu kelelahan
  • Tidak mau makan
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Napas menjadi cepat
  • Untuk mendiagnosa pneumonia, dapat melalui beberapa cara.

Pertama adalah anamnesis dan pemeriksaan fisik, dimana dokter akan mencari tanda dan gejala yang muncul.

Selanjutnya dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang seperti pencitraan atau rontgen dada pasien.

Pengobatan

Untuk mengobati penumonia, dokter akan mengatasi infeksi yang terjadi.

Selain itu, dokter juga bisa memberikan terapi suportif.

Jika infeksi disebabkan oleh bakteri, dokter akan memberikan antibiotik yang harus dikonsumsi sampai habis.

Sementara itu, terapi suportif yang dilakukan adalah memberi obat demam atau batuk jika muncul gejala tersebut.

Dokter akan menganjurkan agar pasien di rawat inap apabila mengalami beberapa kondisi sebagai berikut.

  • Berusia lebih dari 65 tahun
  • Mengalami gangguan kesadaran
  • Memiliki fungsi ginjal yang tidak baik
  • Tekanan darah sangat rendah
  • Napas sangat cepat
  • Suhu tubuh di bawah normal
  • Denyut nadi antara 50 hingga 100 kali per menit.
  • Selain itu, pneumonia dapat dicegah dengan beberapa cara, seperti vaksinasi, tidak merokok, menjaga kebersihan diri, mengkonsumsi makanan sehat, dan rajin berolahraga.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Pneumonia

ARTIKEL POPULER:

Baca: Penyakit Kanker Otak

Baca: Penyakit Flu (Influenza) - Penyakit Musiman

Baca: Vertigo, Penyakit yang Membuat Penderita Merasakan Lingkungan Sekitar seperti Berputar

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Pneumonia
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved