Jumat, 10 April 2026

tribunnews update

Sosok Bos Djarum & Pemilik BCA, Michael Bambang Hartono yang meninggal Dunia di Singapura

Sabtu, 21 Maret 2026 11:03 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Michael Bambang Hartono, pengusaha besar di balik kesuksesan Grup Djarum sekaligus sosok penting dalam pengembangan klub sepak bola Como 1907, dikabarkan tutup usia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.

Kepergian Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, mengingat perannya yang begitu signifikan dalam membesarkan Djarum dari usaha warisan keluarga.

Michael Bambang Hartono yang bernama asli Oei Hwie Siang lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 2 Oktober 1939.

Ia merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri perusahaan rokok Djarum, dan merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia yang mengembangkan bisnis Djarum bersama adiknya, Robert Budi Hartono.

Dikutip dari laman Djarum, ia merupakan lulusan Universitas Diponegoro (Undip) pada tahun 1963.

Kariernya di dunia bisnis berawal ketika dirinya dan kedua saudaranya merintis usaha yang diwariskan sang ayah, Oei Wie Gwan.

Adapun usaha yang dimaksud yakni pabrik rokok bernama Djarum Gramophon.

Bambang Hartono pun mulai mengelola pabrik rokok tersebut pada tahun 1951 dan merubah namanya menjadi Djarum.

Seiring waktu berjalan, Djarum pun sukses di pasaran.

Bahkan, rata-rata produk rokok Djarum di pasar terjual hingga 240 miliar batang per tahun atau 20 persen dari total produksi nasional.

Bambang lantas mulai merambah pasar internasional dan mulai memasarkan produk rokoknya ke mancanegara pada tahun 1972.

Namun, dirinya seakan tidak puas dengan kesuksesan yang diperoleh dari Djarum. Akhirnya dia berinovasi dan muali merambah bisnis lain yakni di bidang properti, hotel, hingga agribisnis.

Selain itu, grup Djarum turut berinvestasi di beberapa startup besar seperti Gojek, Kaskus, Blibli, dan tiket.com.

Baca: Teror Mengincar Palti Hutabarat di Deli Serdang, Dari Paket COD hingga Bangkai Anjing

Bahkan, Bambang dan saudaranya sampai membeli saham mayoritas PT BCA sebanyak 50,24 persen dan membuat mereka sebagai pemiliknya.

Tak sampai di situ, Bambang juga mengambil alih klub sepak bola asal Italia, Como 1907 pada tahun 2019.

Kala itu, Bambang membeli Como ketika klub tersebut berada di Serie D Liga Italia atau kasta keempat dari liga di negara tersebut.

Namun, lewat tangan dinginnya, hanya dalam waktu sekitar 6 tahun, Como kini bertransformasi menjadi klub kuat dan telah berkompetisi di kasta tertinggi yakni Serie A.

Bahkan, Como saat ini bertengger di posisi keempat dengan raihan 54 poin dari 29 pertandingan yang telah dijalani pada musim 2025/2026.

Di sisi lain, sebelum meninggal dunia, Bambang Hartono tercatat memilik harta senilai 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp296,7 triliun, dikutip dari Forbes.

(Tribun-Video.com)

Sumber: https://jakarta.tribunnews.com/news/432366/michael-bambang-hartono-tutup-usia-sosok-pengusaha-besar-di-balik-kejayaan-djarum-dan-como-1907 


Editor: Irvan Nur Prasetyo
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Videografer: Fersianus Waku
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved