Minggu, 12 April 2026

Mancanegara

Peringatan Abbas Araghchi! Iran Ancam Balasan Brutal Jika AS dan Israel Kembali Mengusik Aset Vital

Jumat, 20 Maret 2026 13:00 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengeluarkan peringatan tegas bahwa mereka akan semakin 'membabi-buta' dan tidak akan menahan diri untuk memberikan serangan balasan jika infrastruktur vital kembali menjadi sasaran serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Hal ini menyusul adanya serangan terhadap sisi Iran dari ladang gas yang menghentikan produksi di dua kilang utama.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menulis di X, memberikan respon terbaru soal konflik Iran Vs AS-Israel.

Ia menyatakan bahwa serangan balasan Iran sejauh ini baru menggunakan sebagian kecil dari kemampuan militernya.

Ia menegaskan bahwa satu-satunya alasan Iran menahan diri adalah untuk menghormati permintaan de-eskalasi.

“Tidak akan ada penahanan diri sama sekali jika infrastruktur kami diserang lagi,” tegas Araghchi, mengutip Anadolu Agency, Kamis (19/3/2026).

Baca: Menhan AS Sindir Sekutu Eropa Tak Tahu Terima Kasih, Tolak Perintah Trump soal Selat Hormuz

Baca: Serangan Rudal Iran Bakar Israel Utara, Ledakan Besar Hantam Kilang Minyak & Putus Listrik di Haifa


Dirinya menambahkan bahwa setiap upaya mengakhiri perang harus mencakup tanggung jawab atas kerusakan pada fasilitas sipil Iran.

Peringatan ini muncul setelah Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan fasilitas minyak dan gas di sejumlah negara Teluk.

Aksi saling serang ini berdampak langsung pada pasar energi global, dengan harga minyak mentah Brent melonjak hingga di atas 115 dolar AS per barel.

Ketegangan di kawasan terus meningkat sejak serangan gabungan dan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan sekitar 1.300 orang.

Termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan pesawat tak berawak dan rudal ke berbagai target di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi basis aset militer AS.

Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Ancam 'Makin Brutal' Jika Infrastruktur Diserang Lagi, Akui Baru Pakai Sebagian Kecil Kekuatan

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Abbas Araghchi   #Israel   #Amerika   #konflik

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved