Minggu, 12 April 2026

Tribunnews Update

Penampakan Ogoh-ogoh dari Sampah Plastik dan Kaleng, Curi Perhatian saat Perayaan Hari Raya Nyepi

Kamis, 19 Maret 2026 22:11 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali diawali dengan kemeriahan pawai ogoh-ogoh yang menjadi pusat perhatian warga.

Masyarakat umat Hindu menganggap pawai ogoh-ogoh sebagai simbol pengusiran energi negatif.

Baca: Meriahnya Pawai Ogoh-ogoh Jelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Denpasar, Diikuti 9 Banjar

Dalam pawai itu terdapat ogoh-ogoh yang mencuri perhatian.

Pemuda STT Tuntas Muda menghadirkan ogoh-ogoh yang dibuat menggunakan limbah plastik dan kaleng.

Baca: Penutupan Penyeberangan Jelang Nyepi, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Masih Mengular

Ogoh-ogoh itu dibuat sebagai pesan kritik terhadap pemerintah yang dianggap gagal mengelola permasalahan sampah.

Keputusan membuat ogoh-ogoh dari limbah sampah itu bukan sekadar soal bahan, tetapi juga sebagai upaya menunjukkan bahwa sampah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga bisa menjadi medium untuk menyampaikan pesan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di DW dengan judul Ogoh-ogoh Plastik: Pesan Anak Muda di Tengah Krisis Alam

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #ogoh-ogoh   #pawai   #Hari Raya   #Nyepi   #Bali

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved