Jumat, 10 April 2026

Berita Terkini

Arab Saudi Berpotensi Aktifkan Pakta Pertahanan Nuklir Pakistan hadapi Konflik Iran

Kamis, 19 Maret 2026 19:25 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Analis geopolitik Saudi mengungkap kemungkinan Riyadh mengaktifkan pakta pertahanan bersama Pakistan di tengah meningkatnya gempuran dari Iran.

Bahkan, Arab Saudi disebut berpeluang menggunakan payung nuklir jika konflik antara Iran dan Amerika Serikat terus mengalami eskalasi. Laporan dari Middle East Eye menyebutkan bahwa analis Saudi, Salman Al-Ansari, menegaskan Riyadh bisa mengandalkan kemampuan Pakistan melalui prinsip pertahanan kolektif.

Diketahui, Arab Saudi dan Pakistan telah menandatangani perjanjian pertahanan bilateral tahun lalu. Kesepakatan ini membuka kemungkinan keterlibatan Islamabad apabila Riyadh menghadapi agresi berkelanjutan, mengingat serangan terhadap satu negara dianggap sebagai serangan terhadap keduanya.

Baca: Kecelakaan Maut Tol Pemalang, Satu Keluarga asal Bekasi Tewas saat Perjalanan Mudik

Situasi ini muncul setelah Arab Saudi melaporkan serangkaian serangan yang menargetkan infrastruktur energi dan lokasi strategisnya. Gangguan di Selat Hormuz yang berada di bawah pengaruh Iran juga dilaporkan mulai memengaruhi stabilitas ekspor minyak Saudi ke pasar global.

Eskalasi di kawasan semakin tajam setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran sejak akhir Februari lalu. Sebagai balasan, Iran tercatat telah melancarkan serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura pada awal Maret 2026 silam.

Hingga Rabu (18/3/2026), serangan terhadap sistem pertahanan di wilayah Riyadh terus dilancarkan oleh pihak Iran. Garda Revolusi Iran (IRGC) beranggapan bahwa gempuran tersebut menargetkan titik-titik pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di wilayah Arab Saudi.

(Tribun-Video.com/turkiyetoday.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved