Rabu, 15 April 2026

Terkini Nasional

Eksekutor Ikut Terciprat Air Keras saat Penyiraman ke Andrie Yunus, Panik dan Menepi

Rabu, 18 Maret 2026 18:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi menyampaikan runtutan kronologi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) lalu di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengawali penjelasannya sebelum peristiwa penyiraman air keras terjadi yakni saat Andrie tiba di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan rekaman CCTV, Andrie memarkirkan sepeda motor yang dikendarainya di parkiran kantor YLBHI sekitar pukul 19.40 WIB waktu sebenarnya atau 19.45 WIB waktu CCTV.

Adapun maksud kedatangan Andrie datang ke YLBHI untuk menghadiri siniar atau podcast YLBHI.

"Pada pukul 19.00 WIB, korban masuk ke kantor YLBHI untuk mengikuti podcast," kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2026).

Setelah itu, Andrie tampak berjalan kembali ke parkiran kantor YLBHI sekira pukul 23.22 WIB waktu sebenarnya atau 23.16 WIB waktu CCTV.

Baca: Hancur Hati Ayah! Anak Bercita-cita Jadi Tentara Tewas Diduga Dianiaya Saat Latihan Silat

Iman lantas menjelaskan kronologi ketika pelaku mengikuti korban di kawasan Jalan Diponegoro, Senen, Jakarta Pusat.

Dalam rekaman CCTV di lokasi, tampak seseorang tengah berjalan kaki di pinggir jalan.

Iman mengatakan, orang tersebut adalah pelaku yang berperan memberi informasi terkait situasi di sekitar kantor YLBHI kepada pelaku lain.

Pada momen tersebut, waktu menunjukkan pukul 23.20 WIB waktu CCTV atau 23.16 WIB waktu sebenarnya.

"Ini (pelaku) adalah yang melihat atau menggambar situasi di kantor YLBHI untuk video (CCTV) 1," katanya.

Masih berdasarkan video yang sama, dua pelaku lain yang berboncengan sepeda motor langsung mengikuti Andrie setelah diberi kode oleh pelaku yang berjalan kaki tadi.

Iman mengungkapkan dua pelaku yang berboncengan itu diduga adalah eksekutor penyiraman.

"Salah satu motor yang ditunggangi dua orang kami duga sebagai eksekutor.

Selanjutnya, peristiwa berlanjut ketika Andrie terekam mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Cikini pada pukul 23.29 WIB waktu sebenarnya atau 23.34 WIB waktu CCTV.

Baca: Sosok 4 Oknum TNI di Balik Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Adrie, Perwira hingga Bintara Bais

Pada momen tersebut, dua pelaku yang berboncengan sepeda motor tadi turut masuk ke SPBU tersebut.

Setelah dari SPBU Cikini, terekam empat pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu di depan KFC di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam rekaman CCTV, tampak mereka menunggu di pinggir jalan dekat persimpangan.

Kemudian, para pelaku membagi tugas di mana ada dua orang yang menunggu di depan KFC dan pelaku lainnya pergi meninggalkan lokasi tersebut menuju tempat penyiraman air keras.

"Termonitor setelah dari SPBU, posisi sudah ada yang menunggu. Ini adalah bagian kelompok terduga pelaku adalah kendaraan kedua yang melakukan monitoring terhadap korban," jelas Iman.

Setelah itu, peristiwa berlanjut ketika pelaku melakukan penyiraman air keras terhadap Andrie di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat pukul 23.37 WIB waktu CCTV atau 23.32 WIB waktu sebenarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, tampak Andrie diikuti oleh dua pelaku lainnya. Sementara eksekutor tampak mendahului Andrie dan lalu berputar balik utnuk selanjutnya melakukan penyiraman air keras.

Kemudian, pelaku yang tadi mengikuti Andrie langsung pergi dengan melaju lurus meninggalkan lokasi.

Sementara, eksekutor juga meninggalkan lokasi ke arah berlawanan dengan pelaku lain.

"Dari sini eksekutor berpisah. Satu (kendaraan) melawan arah dan termonitor di Jalan Diponegoro. Eksekutor ini diduga mengenai sebagian tubuhnya sehingga mereka berdua mencoba membersihkan dengan air mineral," kata Iman.

"Yang menggunakan kaos merah, pakaian luarnya sudah dilepas karena terlihat saat di TKP, menggunakan kemeja dengan motif batik berwarna biru," sambungnya.

Sementara dua pelaku lain terekam kamera CCTV melewati underpass Matraman yang mengarah ke Jatinegara, Jakarta Timur.

Iman lantas memperlihatkan tampang pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang terekam kamera CCTV Dinas Perhubungan (Dishub) hingga CCTV Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Baca: Dokter Tifa Curigai Sikap Janggal Rismon soal Kasus Ijazah: Jokowi Pakai Cara yang Sungguh Kejam

Adapun tampang pelaku terekam sebelum melakukan aksinya yakni pada Kamis (12/3/2026) dalam rentang pukul 16.30 WIB-17.30 WIB.

Pada pukul 16.32 WIB waktu CCTV, terlihat dua pelaku yang diduga eksekutor melintas dan terekam kamera CCTV Dishub.

Selain itu, mereka juga terekam kamera CCTV ETLE pada pukul 16.35 WIB.

Dalam video tersebut, tampak pelaku yang mengendarai sepeda motor mengenakan baju batik berwarna biru dan tidak mengenakan helm.

Selanjutnya, pada rekaman kamera CCTV Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) DKI Jakarta pukul 17.18 WIB, pelaku sudah terlihat mengenakan helm dan memakai baju yang sama seperti sebelumnya.

Kedua pelaku yang diduga eksekutor itu kembali terekam di kamera CCTV Dishub di lokasi yang sama pada pukul 17.22 WIB.

Iman mengungkapkan kedua pelaku akan melakukan aksinya pada waktu tersebut.

"Ini rekaman yang kita ambil yang merekam keberadaan pelaku yang sedang mengarah ke lokasi atau TKP," katanya.

Iman lantas memperlihatkan tangkapan layar kamera CCTV yang menunjukkan wajah pelaku yang diduga eksekutor.

Adapun tangkapan layar tersebut berasal dari video rekaman CCTV di TKP penyiraman, CCTV di dekat Cakra Selaras Wahana (CSW) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, serta CCTV Dishub.

Sementara pelaku kedua yang membonceng dan diduga eksekutor berciri-ciri mengenakan pakaian lengan panjang berwarna biru, mengenakan topi bucket atau bucket hat, dan memakai celana panjang berwarna biru seperti berbahan jeans.

Iman menegaskan tangkapan layar kamera CCTV itu bukan hasil editing menggunakan artificial intelligence.

"Kami tekankan, ini sama sekali tidak dilakukan perubahan  ataupun pengolahan sehingga kami bisa pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil artificial intelligence. Ini (tangkapan layar) murni kami ambil dari kamera CCTV," tegasnya.

Iman mengungkapkan pelaku yang wajahnya terekam kamera CCTV itu berinisial BHC dan MAK.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Runtutan Kronologi Penyiraman Andrie Yunus Versi CCTV, Eksekutor Diduga Tersiram Air Keras

#viraldimediasosial #andrieyunus #medsos #medsos #penyiraman #airkeras

Editor: winda rahmawati
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved