Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS ON FOCUS

[FULL] Pakar Nilai AS Collapse jika Terus Gempur Teheran, Power Bertahan & Rudal Iran Sulit Dilawan

Senin, 16 Maret 2026 19:30 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah rangkaian serangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Pengamat Timur Tengah, Dina Sulaeman, menilai konflik yang terjadi saat ini menunjukkan perubahan pola perang modern.

Di mana kekuatan tidak lagi semata ditentukan oleh teknologi paling canggih, tetapi juga strategi dan efisiensi biaya perang.

Menurutnya, Iran mengandalkan pendekatan perang asimetris.

Baca: AS Minta Sekutu Kirim Kapal Perang Amankan Selat Hormuz: Korsel Pertimbangkan, Australia Menolak

Satu rudal atau drone yang digunakan Iran relatif murah dibandingkan sistem pertahanan udara milik Amerika Serikat maupun Israel.

Ketika Iran meluncurkan serangan ke banyak titik secara bersamaan, Amerika Serikat harus mengeluarkan interseptor dalam jumlah besar untuk mencegat setiap ancaman.

Padahal, setiap rudal pencegat bernilai jauh lebih mahal dan jumlahnya terbatas.

Artinya, dalam skenario serangan berulang, beban logistik dan biaya perang justru dapat menjadi tekanan bagi pihak yang bertahan.

Baca: Bom Tandan Iran Hantam Sejumlah Kota di Israel secara Serentak: Apartemen Hancur, 100 Orang Luka

Karena itu, Dina Sulaeman memperkirakan Amerika Serikat kemungkinan akan mencari jalan keluar diplomatik untuk mencegah eskalasi berkepanjangan yang semakin mahal dan berisiko luas.

Pengamat Timur Tengah, Dina Sulaeman, dikenal sebagai analis isu geopolitik Timur Tengah yang aktif memberikan kajian mengenai konflik regional dan politik global.

Ia merupakan akademisi dan penulis yang kerap membahas dinamika hubungan Iran, Israel, serta kebijakan luar negeri Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Pandangan dan analisanya sering menjadi rujukan dalam diskusi publik maupun media terkait perkembangan konflik Timur Tengah. (Tribun-Video.com)

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved