Rabu, 29 April 2026

tribunnews update

Pengakuan Kades Hoho Alkaf Dikeroyok Puluhan Massa LSM hingga Baju Robek, Sesalkan Pengamanan Aparat

Sabtu, 14 Maret 2026 21:59 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho yang akrab disapa Hoho Alkaf, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh massa saat terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa di Balai Desa Purwasaba.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Selasa (11/3/2026).

Aksi demonstrasi tersebut diikuti ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menuntut pembatalan proses penjaringan perangkat desa.

Massa meminta agar tahapan seleksi yang telah sampai pada pengumuman hasil dibatalkan dan diulang kembali.

Namun pemerintah desa menolak tuntutan tersebut lantaran proses penjaringan disebut telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Kericuhan terjadi ketika Kades Hoho hendak meninggalkan kantor balai desa setelah aksi demonstrasi berlangsung.

Baca: Iran Ancang-ancang Serang Daratan AS, Kelompok Penyamar & Rudal ICBM Siap Gempur California

 

Dalam keterangannya melalui media sosial pribadinya, Hoho Alkaf mengaku dirinya tiba-tiba diserang oleh sejumlah orang dari kerumunan massa.

Saat keluar dari pintu aula dan sebelum mendapat pengawalan aparat, sejumlah orang diduga langsung melayangkan pukulan dari berbagai arah.

Pukulan tersebut mengenai bagian tubuh dan wajahnya hingga kacamata yang dikenakan pecah.

Akibat insiden itu pakaian yang dikenakan Hoho robek dan atribut kepala desa yang dipakainya terlepas.

Papan nama yang dikenakannya juga disebut jatuh akibat tarikan dari massa.

Hoho menilai dirinya menjadi sasaran kemarahan lantaran salah satu anggota LSM gagal dalam proses seleksi perangkat desa.

Ia menegaskan tidak akan membatalkan hasil penjaringan hanya karena tekanan dari pihak tertentu.

Selain itu, Hoho juga menyoroti aparat keamanan yang dinilai tidak sigap mengendalikan situasi.

Ia pun meminta perlindungan hukum kepada pemerintah daerah hingga Propam Mabes Polri.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul Duduk Perkara Kades Hoho Dikeroyok Massa, Kini Minta Perlindungan Mabes Polri, 


Editor: Irvan Nur Prasetyo
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved