Tribunnews On Focus
[FULL] Eskalasi Bahaya Konflik Iran-AS Pecah jika China Terlibat, Pakar: Bisa Jadi Konflik Dunia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat seiring munculnya peringatan serangan lanjutan yang disebut-sebut akan dilakukan Iran terhadap target strategis yang berkaitan dengan Amerika Serikat di kawasan Arab.
Pengamat menilai situasi ini berpotensi berkembang menjadi eskalasi konflik yang lebih luas apabila melibatkan kekuatan besar dunia lainnya.
Baca: Hizbullah Luncurkan Operasi Eateen Straw, Lebih dari 100 Rudal Ditembakkan ke Israel Utara
Peneliti Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada, Achmad Munjid, mengatakan keterlibatan negara besar seperti China dapat mengubah dinamika konflik menjadi berskala global.
Menurutnya, secara kekuatan militer konvensional, Iran memang tidak berada pada posisi yang sebanding dengan Amerika Serikat maupun Israel.
Namun strategi yang dijalankan Teheran dinilai tidak bertumpu pada kemenangan militer langsung, melainkan pada penciptaan tekanan strategis di kawasan Timur Tengah.
Baca: Warga Israel Tiarap Ketakutan Dihujani Rudal Balasan Iran hingga Tak Ada Bunker di Beit Shemesh
“Kalau China sampai ikut terlibat, maka eskalasi konflik ini berpotensi berubah menjadi konflik berskala global. Secara kekuatan militer Iran memang tidak sebanding dengan Amerika Serikat maupun Israel."
"Namun strategi Iran bukan semata memenangkan perang secara konvensional, melainkan menciptakan tekanan dan kerusakan di kawasan Timur Tengah yang dapat memicu instabilitas lebih luas,” ujar Achmad Munjid.
Ia menjelaskan, serangan terhadap target strategis di kawasan berpotensi menimbulkan efek berantai, mulai dari gangguan keamanan regional hingga dampak ekonomi global, termasuk pada jalur perdagangan energi dan stabilitas pasar internasional.
Baca: Ratusan Rudal Hizbullah Hujani Israel Hitungan Detik, Datang Gerombolan Ciptakan Ledakan Dahsyat
“Jika kemudian aktor besar lain ikut masuk dalam konflik, dampaknya tidak lagi regional, tetapi dapat dirasakan secara global, termasuk oleh negara-negara yang sebelumnya tidak terlibat langsung,” tambahnya.
Achmad Munjid adalah peneliti di Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada.
Ia dikenal sebagai akademisi yang menaruh perhatian besar pada isu-isu perdamaian, resolusi konflik, serta hubungan antara agama, masyarakat, dan politik di Indonesia.
Melalui riset, diskusi akademik, dan berbagai forum publik, Achmad Munjid aktif mendorong dialog lintas kelompok serta penguatan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan.
Baca: 50 Wilayah Israel Meledak Diserang Iran dalam 5 Jam, Pangkalan Militer AS-IDF Tak Terselamatkan
Di lingkungan Universitas Gadjah Mada, ia terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan kajian yang berfokus pada dinamika keamanan manusia, pembangunan perdamaian, serta tantangan sosial-politik kontemporer. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
TEMBUS BLOKADE AS, Kapal Tanker China Berhasil Lewati Selat Hormuz meski Kena Sanksi
Selasa, 14 April 2026
Berita Terkini
Arab Saudi Minta AS Setop Blokade Selat Hormuz, Takut Iran Gunakan "Kartu As Kedua"
Selasa, 14 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
[FULL] Negara NATO Tinggalkan Trump seusai Gagal Gencatan Senjata Iran, Pakar: AS Bakal Melemah
Selasa, 14 April 2026
Berita Terkini
Sebut Paus Leo XIV Lemah, Trump Ungkit Intervensi AS dalam Pemilihan di Vatikan
Selasa, 14 April 2026
Konflik Timur Tengah
Iran Desak Kompensasi ke Negara Arab Diduga Terlibat Perang AS, di Antaranya Bahrain dan Arab Saudi
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.