Nasional
Bermula Tak Garap PR, Siswa SD Dikeluarkan dari Sekolah Flores Timur, Kepsek Buka Suara
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang siswa SD dikeluarkan dari sekolah setelah adukan guru ke orangtuanya.
Kejadian ini dialami oleh siswa berinisial RAT, kelas lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) KB di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keputusan tersebut diambil setelah RAT mengadukam gurunya, MMW kepada orangtuanya.
Pasalnya, pengaduan itu berujung penganiayaan terhadap sang guru.
Dalam salinan surat bernomor 422.2/861/SDNKB/2026 yang diterima, Rabu (11/3/2026), disebutkan bahwa pihak sekolah menilai RAT telah melakukan pelanggaran berat terhadap tata tertib setelah melaporkan guru kepada orangtuanya.
Dalam surat itu juga disebutkan orangtua RAT datang ke sekolah tidak beretika, ia menerobos ke kelas melakukan kekerasan terhadap guru, Mateus Wira Weking.
“Untuk itu melalui rapat dewan guru, Senin, 2 Maret 2026, menyepakati dan memutuskan siswa yang bersangkutan dikeluarkan dari SD Negeri Kampung Baru,” demikian bunyi surat tersebut, melansir dari Kompas.com.
Baca: Kernet Truk Diancam Dibunuh Petugas Dishub di Lampung Tengah! Berawal dari Cekcok soal Pungli
Baca: Kapal Terancam, Iran Pasang Ranjau di Selat Hormuz, Jalur 20% Minyak Dunia Jadi Ladang Ranjau
Penjelasan Kepsek
Kepala SDN Kampung Baru, Wihelmus Dura Muda, membenarkan adanya kasus dugaan penganiayaan di sekolahnya.
Ia berkata, kronologi kasus itu sudah disampaikan sebagaimana yang diterima oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Flores Timur.
“(Kronologinya) seperti yang dari kawan IGI sampaikan,” ujar Wihelmus.
Meski demikian, Wihelmus belum menjelaskan terkait keputusan pihak sekolah mengeluarkan RAT.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula saat kegiatan belajar mengajar pada Senin (2/3/2026).
Saat itu, guru MWW masuk ke kelas V A untuk memeriksa tugas rumah yang sebelumnya diberikan kepada siswa.
Ternyata sejumlah siswa belum menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.
MWW kemudian memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyelesaikan tugas di dalam kelas.
Sayangnya, selama proses pengerjaan tugas, suasana kelas dilaporkan kurang kondusif karena sebagian siswa ribut, berjalan ke sana ke mari, serta mencoba menyalin jawaban dari teman lainnya.
MMW berulang kali menegur siswa agar kembali tertib.
Namun karena situasi kelas masih tetap gaduh, ia kemudian menegur beberapa siswa yang dianggap mengganggu proses belajar.
MMW mengetuk kepala mereka secara ringan sebagai bentuk peringatan.
Salah satu siswa kemudian meninggalkan kelas tanpa izin dan pulang ke rumah untuk melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya.
Tidak lama berselang, orangtua siswa tersebut datang ke sekolah dan langsung menuju ruang kelas.
orangtua siswa tersebut memarahi guru di hadapan para siswa di dalam kelas.
MMW sempat menyampaikan permintaan maaf, namun tidak diindahkan.
Dalam situasi tersebut, orangtua siswa kemudian diduga mengayunkan tangan dan menampar wajah guru dengan keras.
Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian pipi dan pelipis.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Siswa SD Dikeluarkan dari Sekolah setelah Adukan Guru yang Ketuk Kepalanya ke Orangtua
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com
Local Experience
Gili Laba Sajikan Panorama Laut Flores dan Savana, Hijau saat Hujan, Kuning saat Kemarau Tiba
Jumat, 27 Maret 2026
Local Experience
Taman Nasional Komodo Tawarkan Komodo, Pantai Indah, Laut Biru, Bukit Eksotis, Budaya, dan Kuliner
Jumat, 27 Maret 2026
Local Experience
Mbaru Niang di Wae Rebo, Rumah Adat Beratap Kerucut, Jadi Simbol Persatuan, Pelindung dan Pusat Adat
Kamis, 26 Maret 2026
Seleb
Vidi Aldiano Disebut Aktif Belajar Agama sebelum Wafat, Perbuatan Suami Sheila Diungkap Habib Jafar
Selasa, 24 Maret 2026
Sinopsis dan Jadwal Film
Sinopsis Film Na Willa: Kisah Haru Gadis 6 Tahun Belajar Tentang Kehilangan dan Arti Tumbuh Dewasa
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.