TRIBUNNEWS UPDATE
Pulang dari Iran, WNI Bangga dengan Sosok Ali Khamenei: Bukan Sekadar Pemimpin, Tapi Sosok Ayah
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Tewasnya Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari 2026 lalu menjadi sorotan dunia.
Sosok pemimpin sentral dalam politik dan keagamaan Iran ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan negara.
Tak heran, bagi warga negara Iran, sosok Ali Khamenei begitu dicintai dan mereka sangat berduka atas meninggalnya pimpinan tertinggi Iran tersebut.
Bahkan, sosok tersebut juga sangat dikagumi warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menempuh pendidikan di Iran, di antaranya pasangan suami istri (pasutri) Muhammad Jawad dan Zainab.
Baca: Kesaksian Dosen Universitas Teheran Iran: Serangan Terjadi pada Jam-jam Sibuk, Jadi Memicu Kepanikan
Hal itu dibuktikan dari foto Ali Khamenei yang terpasang di bagian belakang ponsel Zainab ketika tiba di Indonesia setelah dievakuasi dari Iran.
Dengan bangga, wanita bergamis hitam dengan aksesoris syal putih yang tergantung di lehernya itu menunjukkan foto Ali Khamenei.
Dalam foto tersebut Ali Khamenei terlihat mengenakan sorban berwarna hitam sebagai penutup kepala.
Selain itu, dalam foto, Ali Khamenei juga mengenakan jubah hingga syal yang mirip digunakan Zainab.
Jawad mengatakan Ali Khamenei merupakan sosok pemimpin yang sudah dianggap ayah bagi warga Iran.
"Sosok pemimpin yang memang sangat dikagumi oleh masyarakatnya, tidak mementingkan dirinya sendiri tapi memang balik lagi yang tadi sempat saya sampaikan bahwa bukan hanya sebagai sosok seorang pemimpin tapi juga merupakan sosok seorang ayah bagi masyarakat Iran," kata Jawad saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, tewasnya Ali Khamenei dalam serangan militer AS-Israel ke Teheran bukan karena Iran kecolongan.
Namun, sifat bertanggung jawab dari seorang pemimpin yang ingin melindungi rakyatnya.
"Jadi, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, bukan berarti dalam artian Iran kecolongan sampai beliau bisa terbunuh, atau bukan berarti beliau memang istilah kasarnya cari mati, bukan," tuturnya.
Baca: Kesaksian WNI usai Dievakuasi dari Iran, Ceritakan Detik-detik Mendengar Tembakan Rudal dari Dekat
"Tapi memang beliau sudah diminta oleh para pengawalnya untuk bersembunyi di bunker atau di tempat persembunyian, tapi beliau bilang saya tidak akan bersembunyi sampai semua 90 juta masyarakat Iran juga bersembunyi dan aman," ucapnya.
Muhammad Jawad (26) dan istrinya tinggal di Kota Masyhad ketika AS dan Israel menyerang Teheran pada 28 Februari 2026.
Jawad diketahui baru selesai melaksanakan studi S1 di Universitas International Al-Mustafa (MIU) yang berada di Kota Qom, Iran.
Keduanya pun sempat mengikuti Tajammu atau perkumpulan dengan warga lainnya untuk menghormati wafatnya Ali Khamenei.
"Setiap ada tajammu' sebisa mungkin kita ikut. Karena mewakili dari masyarakat Indonesia yang mungkin tidak bisa hadir tapi ingin ada di situasi seperti itu, kami selalu ikut turun ke jalan untuk meneriakkan dukungan terhadap perang ini," ucap Zainab.
22 WNI Tiba di Indonesia
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono secara langsung menyambut ketibaan rombongan WNI gelombang pertama di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (10/3/2026) sore.
Langkah evakuasi ini diambil menyusul eskalasi konflik berdarah pasca-serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.
Mengawali keterangan persnya, Sugiono nampak melempar senyum dan menyampaikan proses pemulangan WNI ke Tanah Air gelombang pertama ini berjalan dengan lancar.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pulang Dari Iran, Zainab Bangga Tunjukkan Foto Ayatollah Ali Khamenei di Ponselnya
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Abdi Ryanda Shakti
Reporter: Abdi Ryanda Shakti
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Trump Tak Main-main, Jika Gagal Negosiasi dengan Iran, Senjata Terkuat AS Siap Dikerahkan!
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
IDF Rilis Video Operasi Sasar Target Afiliasi Hizbullah, Penyerangan Berlangsung Lewat Darat & Udara
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Iran-AS: Trump Siapkan Senjata Terkuat Jika Negosiasi Gagal, 13 Petugas Keamanan Tewas
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Ukraina Ikut Tembak Drone Iran, IRGC Tuduh Israel-AS Serang Teluk
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
IRGC Bantah Langgar Gencatan Senjata, Tuduh Israel dan AS Dalang Serangan Drone di Teluk
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.