Rabu, 8 April 2026

Mancanegara

Donald Trump Ancam Iran akan Dihantam Keras! IRGC Balas: Kami Siap Perang 6 Bulan

Minggu, 8 Maret 2026 19:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mampu melanjutkan perang intensif melawan Amerika Serikat dan Israel selama setidaknya enam bulan.

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mampu melanjutkan perang intensif selama enam bulan dengan kecepatan operasi saat ini,” kata juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars.

IRGC, yang merupakan pasukan elite Iran, juga mengklaim telah menargetkan lebih dari 200 lokasi yang terkait dengan pangkalan dan fasilitas Amerika serta Israel di kawasan. Iran menegaskan akan terus melanjutkan perlawanan.

Iran menargetkan Kedutaan AS di Teluk

Sementara itu, Iran menargetkan kedutaan dan misi diplomatik AS di negara-negara Teluk.

Serangan drone menargetkan Distrik Diplomatik Riyadh, tempat Kedutaan AS dan misi asing lainnya berada, kata kementerian pertahanan Arab Saudi.

Selain ledakan di Oslo, kedutaan AS di Baghdad, Irak, juga dihantam roket Katyusha, lapor Reuters mengutip sumber keamanan.

Baca: Jusuf Kalla Desak Indonesia Tagih Perdamaian Iran ke BoP, Pertanyakan Manfaat Keanggotaan RI

Trump Minta Iran Menyerah

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu menuding Teheran sebagai “pecundang Timur Tengah” setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf kepada negara tetangga atas serangan yang dilancarkan selama perang dengan Israel dan Amerika Serikat.

Trump juga memperingatkan bahwa Iran “akan dihantam sangat keras” hari ini.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menulis, “Iran, yang sedang dihajar habis-habisan, telah meminta maaf dan menyerah kepada tetangganya di Timur Tengah, dan berjanji tidak akan menembaki mereka lagi. Janji ini dibuat hanya karena serangan AS dan Israel yang tiada henti.”

Pemimpin Partai Republik itu mengklaim bahwa Iran berambisi “menguasai dan mengendalikan Timur Tengah”.

“Iran bukan lagi ‘Bully of the Middle East’, mereka sekarang ‘pecundang Timur Tengah’, dan akan tetap begitu selama beberapa dekade sampai mereka menyerah atau, lebih mungkin, runtuh total!” ujar Trump.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IRGC Tolak Seruan Donald Trump: Iran Tak Akan Menyerah, Klaim Mampu Bertahan Perang Intensif

# presiden as # donald trump # irgc # iran

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Presiden AS   #Donald Trump   #IRGC   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved