LIVE UPDATE
Komitmen Keamanan: Presiden MBZ Jamin Keselamatan Warga di Uni Emirat Arab
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan berjanji pada hari Jumat untuk melindungi penduduk negara itu dan mengatakan bahwa negara itu 'akan bangkit lebih kuat', selama kunjungan ke warga sipil yang terluka akibat serangan Iran di sebuah rumah sakit di Abu Dhabi.
"Saya mengunjungi lima warga sipil yang terluka. Dua warga Emirat, seorang warga India, seorang warga Sudan, dan seorang warga Iran. Mereka adalah tanggung jawab yang kita pikul, dan insya Allah, mereka akan selamat dan segera pulih," katanya.
Sheikh Mohamed bin Zayed juga menekankan bahwa situasi di negara itu tetap stabil dan memuji persatuan yang ditunjukkan oleh warga negara dan penduduk selama krisis.
“Warga Emirat yang tinggal di negara ini telah menjalankan tugas mereka dengan gembira dan terhormat, dan inilah yang kita harapkan dari mereka, dan semoga Allah melindungi mereka. Adapun penduduk, mereka adalah tamu dan keluarga kita,” katanya.
Ia berterima kasih kepada angkatan bersenjata dan lembaga keamanan atas peran mereka selama ketegangan yang sedang berlangsung, yang "telah memainkan peran terhormat bagi UEA."
Dalam pesan langsung kepada 'musuh Emirat', Sheikh Mohamed bin Zayed memperingatkan agar tidak meremehkan kekuatan negara tersebut.
"UEA itu menarik, UEA itu indah. UEA adalah sebuah teladan. Tetapi saya katakan kepada mereka, jangan tertipu oleh penampilan UEA. UEA memiliki kulit tebal dan daging yang pahit; kami bukanlah mangsa yang mudah," katanya.
Pertahanan udara UEA mengatakan mereka telah mendeteksi 16 rudal balistik dan 121 drone di wilayah udara negara itu pada hari Jumat. Pihak berwenang menambahkan bahwa sejak dimulainya 'agresi Iran', total 221 rudal balistik dan 1.305 drone telah terdeteksi.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya mengatakan dalam pidatonya bahwa Iran telah menginstruksikan angkatan bersenjatanya untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga kecuali wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Ia juga meminta maaf kepada negara-negara regional yang terkena dampak serangan Iran.
Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada Sabtu pagi. Teheran kemudian mengumumkan serangan balasan terhadap Israel dan aset AS di seluruh wilayah, dengan ledakan dilaporkan terjadi di beberapa negara Teluk.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kemudian dipastikan tewas dalam serangan pada hari Sabtu. Eskalasi ini terjadi setelah beberapa putaran pembicaraan nuklir antara pejabat Iran dan Amerika.
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain
LIVE UPDATE
796 Warga Ciamis Semringah, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng Periode Februari-Maret 2026
Rabu, 8 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Warga AS Demo seusai Trump Umumkan Gencatan Senjata: Trump Out! Long Live Iran & Palestina
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
Teheran Tak Gentar! Ribuan Warga Iran Bersatu Lawan Trump yang Ingin Hancurkan Peradaban
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
Ribuan Warga Iran Membentuk Rantai Manusia Lawan Ancaman Presiden Donald Trump
Rabu, 8 April 2026
Berita Terkini
Warga Iran Rayakan Gencatan Senjata sebagai Kemenangan Usai Ancaman Serangan Trump
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.