Mancanegara
Perang Total Meluas! Konflik Iran Seret 11 Negara hingga Gerbang Eropa dan Guncang Pasar Energi
TRIBUN-VIDEO.COM - Situasi di Timur Tengah semakin mencekam setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan Operation Epic Fury di Iran.
Hanya dalam waktu 72 jam saja, perang tersebut telah melanda hampir seluruh Timur Tengah dan bahkan mencapai gerbang masuk Eropa.
Cakupan geografis perang ini sangat mencengangkan — secara langsung melibatkan setidaknya 11 negara, mengganggu aliran minyak dan gas global, dan mengguncang pasar di seluruh dunia.
Menurut laporan Axios, Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap serangan di wilayahnya akan memicu pembalasan tidak hanya terhadap Israel, tetapi juga terhadap pangkalan-pangkalan AS di seluruh Teluk dan di Irak.
Pada jam-jam awal perang, Iran meluncurkan gelombang rudal balistik dan drone ke Israel, UEA, Bahrain, Kuwait, dan Qatar.
Iran juga menyerang wilayah Kurdi di Irak, yang dianggapnya bersekutu erat dengan AS dan Israel.
Milisi pro-Iran menyerang pangkalan AS di Irak, dan para pendukung mereka berupaya menyerbu kompleks kedutaan AS di Baghdad.
Baca: Donald Trump Meradang! Kecewa Gegara NATO Kompak Menolak Bantu Militer AS Menyerang Wilayah Iran
Pada hari kedua, Iran memperluas serangannya ke Arab Saudi dan Oman — negara yang berperan penting dalam menengahi negosiasi nuklir antara Teheran dan pemerintahan Donald Trump.
Puing-puing dari dua drone Iran pada Senin (2/3/2026) menghantam kilang minyak Aramco di Arab Saudi — serangan pertama sejak tahun 2019.
Qatar — mediator kunci lainnya antara Teheran dan Washington — juga mengatakan pihaknya menembak jatuh dua jet tempur Iran.
Dalam pernyataannya, Qatar mengutuk penargetan wilayahnya yang "sembrono dan tidak bertanggung jawab".
Yang mengejutkan, konflik ini kini menyeret Siprus.
Baca: Media Iran Sebut Israel Dalang di Balik Kehancuran Kilang Minyak Arab Saudi: Tujuan Adu Domba
Fasilitas militer Inggris di pulau yang berbatasan dengan Turki ini dihantam drone Iran, karena dianggap membantu operasional jet-jet tempur AS dan Israel.
Sementara itu, Lebanon terus dibombardir serangan udara Israel yang menargetkan titik-titik kekuatan proksi Iran, memicu kepanikan warga sipil akan adanya invasi darat.
Pemerintah Iran melalui Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, menegaskan bahwa Teheran tidak akan mundur selangkah pun.
Ia menyatakan Iran sudah masuk dalam mode "perang jangka panjang" untuk menghadapi gempuran lawan.
"Kami sudah bersiap untuk konfrontasi yang lama. Iran akan membela diri dan peradaban kami, apa pun risikonya."
"Musuh akan menyesali kesalahan perhitungan mereka," tegas Larijani dalam pernyataan resminya
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Main-main, Perang di Iran Meluas Hampir ke Eropa, Belasan Negara Terdampak
# donald trump # timur tengah # israel # amerika serikat # iran
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
"UEA BAKAL JADI SASARAN" Iran Beri Peringatan Mematikan Ke UEA Jika Menjadi Alat Kepentingan Israel
Selasa, 5 Mei 2026
Tribunnews Update
China Balik Lawan AS di Konflik Iran, Minta Perusahaan Tak Patuhi Sanksi AS terkait Teheran
Selasa, 5 Mei 2026
Tribunnews Update
Situasi Selat Hormuz Memanas! Donald Trump Malah Remehkan Konflik Iran: Saya Menyebutnya Perang Mini
Selasa, 5 Mei 2026
Internasional
MENCEKAM! Rudal & Drone Iran Mengarah ke UEA, Kilang Minyak Terbakar & Kapal Meledak
Selasa, 5 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran-AS Saling Klaim Serangan, Kapal Perusak Dikerahkan, 6 Kapal Hancur
Selasa, 5 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.