Sabtu, 2 Mei 2026

EKSKLUSIF Harga Minyak Naik Akibat AS-Israel Serang Iran, Indonesia Terancam Krisis BBM? I ON FOCUS

Senin, 2 Maret 2026 21:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM – Eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat (AS), serta keputusan Iran menutup Selat Hormuz, memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi global—termasuk Indonesia.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dunia.

Gangguan di kawasan ini berpotensi menghambat pasokan energi global.

Dampaknya bisa langsung terasa pada lonjakan harga minyak mentah, yang pada akhirnya memicu tekanan inflasi, terutama bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai situasi Timur Tengah saat ini perlu dicermati serius.

Menurutnya, penguatan signifikan harga minyak mentah menjadi faktor risiko utama bagi perekonomian nasional.

Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak yang terjadi bersamaan dengan pelemahan nilai tukar rupiah dapat menimbulkan guncangan terhadap kondisi fiskal pemerintah.

“Pada saat minyak mentah mengalami kenaikan dan pelemahan mata uang rupiah, itu membuat goncangan terhadap pemerintah. Pemerintah harus menyiapkan dana besar untuk melakukan subsidi terhadap BBM. Kalau kenaikannya signifikan, bisa terjadi demonstrasi di Indonesia,” ujar Ibrahim saat wawancara khusus dengan Tribunnews via zoom dalam program ON FOCUS Tribunnews, Senin (2/3/2026). 

Situasi ini menuntut kewaspadaan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri. 

Lalu, seberapa besar dampaknya bagi ekonomi Indonesia?

Simak analisis lengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Eksklusif   #Iran   #Selat Hormuz   #Israel   #Amerika Serikat   #On Focus   #harga minyak

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved