Senin, 20 April 2026

Tribun Video Update

Ledakan Besar Guncang Markas Militer AS di Irak, Serangan Udara Seharian Gempur Pangkalan Victoria

Senin, 2 Maret 2026 13:21 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ledakan besar mengguncang pangkalan Amerika Serikat di Irak.

Serangan udara seharian itu dikabarkan telah menggempur Pangkalan Victoria milik Washington.

Baca: Timur Tengah Membara! Perancis-Jerman & Inggris Siap Ikut Perang AS Gempur Iran, PD 3 Bisa Pecah?

Mengutip Tribunnews pada (2/3), serangan itu terjadi sejak Minggu (1/3/2026) hingga Senin (2/3/2026) dini hari.

Ledakan mengguncang pangkalan militer AS di dekat Bandara Internasional Baghdad.

Rekaman terverifikasi menunjukkan asap tebal membumbung dari Pangkalan Victoria setelah serangkaian ledakan terdengar di area tersebut.

Baca: Indonesia Bisa Krisis! Perang Israel-AS Lawan Iran Picu Lonjakan Harga BBM Dan Bahan Pokok

Media Irak melaporkan serangan yang menargetkan Pangkalan Victoria dilakukan dengan dua drone.

Satu drone jatuh di area operasi khusus dan satu lainnya ditembak jatuh oleh pertahanan udara AS.

Di mana, dengan pusat dukungan logistik disebut sebagai salah satu target.

Hingga kini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Baca: Perang Meluas! Milisi Irak Turun Gunung Bantu Iran Babat Pangkalan Militer AS, Terbakar Hebat

Sementara itu, koresponden Al Mayadeen melaporkan sedikitnya empat ledakan terdengar beruntun di sekitar pangkalan, disusul bunyi sirene di dalam fasilitas.

Serangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Drone Serang Pangkalan Militer AS di Baghdad, Terdengar 4 Ledakan, Tampak Asap Membumbung Tinggi

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved