Jumat, 24 April 2026

Tribunnews Update

Potret Israel seusai Diserang Rudal Balasan Iran, Rumah-rumah Hancur hingga Kawah Besar Tercipta

Senin, 2 Maret 2026 10:10 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel memberikan dampak besar bagi fasilitas hingga masyarakat sipil masing-masing negara.

Dalam laporan baru-baru ini menampilkan penampakan wilayah Israel setelah menjadi sasaran rudal balasan Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Sebuah lingkungan perumahan di Tel Aviv hancur setelah sebuah roket yang diluncurkan dari Iran menghantam daerah tersebut secara langsung pada Sabtu malam, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan yang meluas.

Rekaman yang diambil pada Minggu (1/3), menunjukkan kawah besar di luar sebuah bangunan tempat tinggal yang mengalami rusak parah akibat ledakan.

Sementara itu di dalam salah satu apartemen yang terdampak, terlihat kaca jendela yang pecah, langit-langit yang runtuh, dan puing-puing berserakan di perabot.

Kondisi ini menggambarkan kekuatan ledakan tersebut sehingga membuat apartemen langsung tidak layak huni.

Layanan darurat Magen David Adom (MDA) Israel melaporkan sebanyak 28 orang terluka dalam serangan tersebut.
Menurut pernyataan mereka, satu orang tewas, dua orang mengalami luka sedang, dan 25 orang menderita luka ringan.

Semua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ichilov dan Pusat Medis Sheba untuk perawatan.

Sementara itu di Beit Shemesh, serangan Iran menewaskan sedikitnya sembilan orang.

Tim penyelamat melanjutkan upaya mereka di Beit Shemesh pada hari Minggu setelah serangan mematikan yang terjadi pada Sabtu.

Rekaman video menunjukkan tim penyelamat di lapangan bergerak di antara puing-puing. Warga kemudian terlihat memeriksa kendaraan yang rusak.

Peristiwa ini terjadi setelah serangan Iran menghantam Beit Shemesh, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai lebih dari 57 orang, dengan sebelas orang masih hilang.

Adapun serangan itu terjadi beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan peluncuran operasi militer gabungan dengan Amerika Serikat, yang digambarkan sebagai upaya untuk "menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran."

Sebagai balasan, rudal Iran menargetkan lokasi-lokasi yang terkait dengan operasi AS dan Israel.

Ledakan juga dilaporkan terjadi di beberapa negara yang menjadi tuan rumah infrastruktur militer AS, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Arab Saudi.

Di tengah eskalasi tersebut, sejumlah negara memberlakukan langkah-langkah darurat penerbangan.

Iran, Israel, Bahrain, Irak, Qatar, dan Kuwait menutup wilayah udara mereka, sementara Uni Emirat Arab memberlakukan pembatasan penerbangan sementara.

Eskalasi ini terjadi setelah tiga putaran negosiasi nuklir tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat yang diadakan di Muscat dan Jenewa.

(Tribun-Video.com/Viory)


Editor: Muna Salsabila
Reporter: Putri Dwi Arrini
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved