EKSKLUSIF Kok Harus Mobil 4X4? Memangnya Mau Off Road !!! | NGOCAK FEBBY
TRIBUN-VIDEO - Rencana impor 105 ribu kendaraan niaga dari India (70 ribu pikap 4x4 dan 35 ribu truk roda enam) menuai sorotan.
Sekitar 1.200 unit bahkan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) melalui Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian, Saleh Husin, mengimbau Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor tersebut.
“Satu-satunya yang bisa mengambil keputusan ini tentu adalah Bapak Presiden. Kami menyarankan agar sebaiknya Bapak Presiden mengambil kebijakan untuk membatalkan," ujar Saleh, saat sesi wawancara eksklusif bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra dalam program Ngobrol Bareng Cak Febby (Ngocak Febby) di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, industri otomotif nasional masih memiliki kapasitas besar yang belum terpakai.
Ia mengingatkan, target pertumbuhan ekonomi 8 persen akan sulit tercapai tanpa penguatan sektor industri.
Ia juga menyoroti efek berganda industri, mulai dari ribuan komponen lokal hingga penyerapan tenaga kerja.
“Kalau disuplai dari dalam negeri, ekonomi bergerak. Kasihan anak-anak kita yang baru lulus SMA yang harusnya bisa dapat lapangan pekerjaan, ini akhirnya jadi penonton,” jelasnya.
Soal harga yang disebut lebih murah, Saleh mengingatkan pentingnya layanan purna jual.
“Tahun kedua pasti akan membutuhkan suku cadang. Kira-kira suku cadangnya dari mana? Dia mau servisnya dari mana?”
Saleh mempertanyakan pilihan kendaraan 4x4 untuk seluruh wilayah.
Menurutnya, tidak semua wilayah membutuhkan kendaraan penggerak empat roda.
“4x4 itu biaya maintenance-nya lebih mahal, operasionalnya lebih mahal, bahan bakarnya lebih mahal. Bukan hanya lihat dibeli di depan, operasionalnya dihitung,” tegasnya.
“Kok harus mobil 4x4? Memangnya mau off road?” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang.
Lalu, benarkah industri dalam negeri benar-benar tak sanggup memenuhi kebutuhan 105 ribu unit?
Apakah semua daerah membutuhkan kendaraan 4x4?
Apakah spesifikasi sesuai kebutuhan lapangan?
Jika lebih murah di awal, bagaimana biaya operasional dan suku cadangnya?
Dan akankah Presiden membatalkan impor demi memberi ruang bagi industri dalam negeri tumbuh?
Saksikan wawancara eksklusif selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Sumber: Tribunnews.com
Indonesia Terlambat? Pengamat Migas Bongkar Dampak Krisis Hormuz | Ngocak Febby
Minggu, 12 April 2026
Konflik Iran–AS Memanas: Dilema Indonesia di Panggung Dunia | Wawancara Eksklusif
Sabtu, 11 April 2026
LIVE UPDATE
Sambil Gendong Bayi, Ibu-Ibu dan Ratusan Warga Nekat Adang Pemanen Sawit di Cot Girek
Selasa, 7 April 2026
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Perawatan Luka Bedah, Khususnya Luka Pada Penderita Diabetes Melitus
Sabtu, 4 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.