Mancanegara
AS Kosongkan Markas Armada Kelima di Bahrain, Antisipasi Target Strategis Serangan Iran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan di Timur Tengah kini memasuki babak baru setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan menarik seluruh kapal perangnya dari pangkalan militer di Bahrain.
Berdasarkan pantauan citra satelit terbaru, markas Armada Kelima AS tersebut tampak kosong dari armada tempur. Langkah ini disebut-sebut sebagai bentuk antisipasi jika Iran melancarkan serangan balasan apabila konflik bersenjata pecah secara terbuka.
Baca: Presiden Prabowo & Presiden MBZ Bukber di Taman Terbuka Istana, Suguhan Sajian Khas Timur Tengah
Pangkalan di Bahrain dinilai berpotensi menjadi target strategis bagi Iran. Pergerakan serupa sebelumnya pernah terjadi pada Juni 2025 setelah adanya serangan terhadap sejumlah fasilitas nuklir di kawasan tersebut.
Sementara itu, pihak militer Israel memperkirakan Amerika Serikat telah mencapai titik "point of no return" terkait kemungkinan serangan udara ke Iran. Pejabat tinggi dikabarkan hanya akan menerima pemberitahuan dalam waktu sangat singkat sebelum operasi dimulai.
Kini, fokus pengamat internasional bukan lagi pada apakah serangan akan terjadi, melainkan kapan operasi dimulai, bagaimana bentuknya, serta seberapa luas jangkauan dampaknya di kawasan Timur Tengah.
(Tribun-Video.com/Tri Suhartini/The Kenya Times)
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Intel Bocor! Satelit Mata-mata China Diduga Digunakan Iran Bidik Pangkalan AS
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
Israel Pertimbangkan Gencatan Senjata Sementara di Lebanon di Bawah Desakan Amerika Serikat
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
China Desak Stabilitas Selat Hormuz, Dorong Dialog Damai AS dengan Iran di Tengah Ketegangan
Kamis, 16 April 2026
Konflik Timur Tengah
Terkuak! Satelit Mata-mata China Dipakai Iran Bidik Target Serang ke Pangkalan AS
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
Pakistan Tegaskan Tak Akan Menyerah Memediasi AS-Iran, Dorong Dialog 50 Tahun Tanpa Komunikasi Pulih
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.