Kamis, 30 April 2026

Tribunnews On Focus

[FULL] Puji-puji Donald Trump Agungkan Indonesia Negara Besar, Pakar: RI Bisa Dimanfaatkan AS

Kamis, 26 Februari 2026 19:59 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat Hubungan Internasional Farhan Abdul Majiid, menilai tak bisa melepaskan kerjasama yang terbangun antara AS dan Indonesia dengan Board of Peace di Gaza Palestina.

Ia menyebut, kerjasama antara Indonesia dan AS juga ada andil dari BoP yang diikuti oleh Indonesia.

Baca: Perjuangkan Nasib Fandi dan Radit, Pengacara Hotman Paris Desak Presiden Prabowo Beri Atensi

Menurut Farhan, Indonesia perlu berhati-hati dan tak terlalu terlena pada janji-janji manis dari AS.

Ia melihat, dalam perjanjian ini ruang tawar Indonesia tidak terlalu luas.

Ketergantungan terhadap akses pasar Amerika, investasi, serta kepentingan menjaga stabilitas ekspor membuat opsi negosiasi menjadi terbatas.

Baca: Pertemuan Puncak di Amman: Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II Bahas Isu Kemanusiaan Timur Tengah

Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih reaktif dibandingkan menentukan agenda.

Menurutnya, narasi Indonesia sebagai negara besar dan kekuatan ekonomi kawasan justru bisa dibaca sebagai peluang oleh Amerika Serikat untuk menekan komitmen yang lebih besar.

Dalam dinamika politik dagang AS, termasuk pada era Donald Trump, status tersebut dapat dijadikan leverage dalam negosiasi, sehingga posisi Indonesia perlu dihitung secara sangat strategis agar tidak merugikan kepentingan nasional. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved