Minggu, 12 April 2026

Respons Tegas Menkeu Purbaya atas Polemik Alumni LPDP: Jangan Hina Negara

Selasa, 24 Februari 2026 15:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait polemik alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, yang ramai diperbincangkan usai mengunggah video berisi kekecewaannya sebagai warga negara Indonesia.

Dalam video tersebut, alumni bernama Dwi Sasetyaningtyas menyatakan 'cukup saya saja yang jadi WNI, anak-anak saya jangan'.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya berharap para penerima beasiswa LPDP dapat menjaga sikap dan etika.

Ia menegaskan, kritik terhadap negara atau pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak dibenarkan jika sampai menghina negara sendiri.

"Saya harapkan kedepan, temen-temen yang mendapatkan pinjaman LPDP, kalau enggak senang enggak senang tapi jangan menghina hina negara lah, jangan begitu. Itu uang dari pajak dan dari sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh," ucap Purbaya, saat Konferensi Pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026).

"Kalau enggak patriotis enggak apa-apa, tapi jangan menghina negara deh, dan saya ingatkan kepada temen-temen yang lain dari LPDP dan saya pastikan yang ini akan di blacklist."

Tagih Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Plus Bunga

Purbaya menyebut suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Pamungkas Iwantoro, mau mengembalikan dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang telah diterima selama menempuh studi magister dan doktoral.

Purbaya mengetahui hal tersebut setelah diberitahu oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) LPDP, Sudarto.

Purbaya mengatakan pengembalian dana LPDP itu termasuk besaran bunga yang ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP nilainya jadi termasuk bunganya. Kan saya juga taruh uang di bank ada bunganya," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta , Senin (23/2/2026).

Sebagai informasi, Arya merupakan lulusan magister dan doktoral di Utrecht University, Belanda.

Sosoknya menjadi sorotan setelah video istrinya bersyukur anaknya menjadi warga negara Inggris viral di media sosial.

Video tersebut berbuntut panjang karena Tyas dianggap merendahkan Indonesia dengan mengucapkan 'cukup aku saja WNI, anakku jangan'.

Adapun Tyas juga merupakan alumni penerima beasiswa LPDP. 

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved