TRIBUNNEWS UPDATE
Bayang-bayang Perang AS-Iran Makin Dekat, India Desak Warganya Segera Angkat Kaki dari Teheran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Luar Negeri India mendesak warganya untuk meninggalkan Iran pada Senin (23/2/2026).
Hal ini menyusul kekhawatiran pecahnya perang Amerika Serikat (AS) dan Iran di tengah memburuknya hubungan kedua negara.
Kementerian Luar Negeri India memperkirakan ada sekitar 10 ribu warganya yang berada di Iran.
Mereka diminta untuk berhati-hati, menghindari area demo, dan tetap berkomunikasi dengan kedutaan besar.
Baca: Khamenei Gertak Trump! Sebut Rudal Hipersonik Iran Mampu Tenggelamkan Kapal Induk Amerika
Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, warga India disarankan untuk meninggalkan Iran.
Mereka bisa menggunakan sarana transportasi yang tersedia termasuk penerbangan komersial.
"Disarankan untuk meninggalkan Iran dengan menggunakan sarana transportasi yang tersedia, termasuk penerbangan komersial," kata Kedutaan Besar India di Teheran, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (24/2/2026).
Sementara itu, AS telah mengerahkan aset militernya dalam skala besar ke Timur Tengah.
Kapal induk USS Abraham Linclon siaga di Laut Arab atau sekitar 700 kilometer dari pantai Iran.
Kemudian pesawat pengisian bahan bakar dan kargo tiba di bandara Israel akhir pekan lalu.
Baca: Cholil Nafis Kritik Perjanjian RI-AS: Produk Amerika Masuk Tanpa Kewajiban Sertifikasi Halal
Sementara kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford dilaporkan memasuki Laut Mediterania.
Kapal itu diperkirakan akan sampai di pelabuhan Haifa, Israel pada Senin (3/3/2026).
Tanda-tanda lain yang memicu kekhawatiran perang segera pecah juga muncul.
AS telah menarik pasukan militernya dari pangkalan di Suriah.
Terbaru, negara tersebut juga mengevakuasi puluhan staf dari kedutaan besar di Beirut, Lebanon.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul India meminta warganya untuk meninggalkan Iran: Kedutaan Besar
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
AS GUNAKAN AI BERSIHKAN RANJAU LAUT IRAN, Gelontorkan Rp1,7 Triliun Bersihkan Selat Hormuz
6 hari lalu
Tribunnews Update
Maskapai AS Bangkrut seusai 34 Tahun Beroperasi, Spirit Airlines Mandek Imbas Perang Timur Tengah
6 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Teheran Siap jika Perang Pecah Lagi, China Kecam Sanksi AS terkait Minyak
6 hari lalu
Tribunnews Update
China Tak Terima 5 Perusahannya Disanksi AS karena Beli Minyak Iran, Tegaskan Tidak akan Dipatuhi
6 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Iran Siapkan 2 Opsi! Wamenlu Iran Keputusan Ada di AS, Pilih Damai Atau Perang Lagi
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.