Jumat, 10 April 2026

Ngabuburit Asyik

Penawar Rindu Tanah Suci, Masjid Abdurrahman bin Auf Samira Hadirkan Nuansa Masjid Nabawi

Selasa, 24 Februari 2026 07:15 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kerinduan pada Tanah Suci sering kali hadir tanpa aba-aba. Aroma karpet masjid, lantunan ayat suci yang menggema, serta kemegahan arsitektur khas Timur Tengah menjadi memori yang sulit dilupakan bagi mereka yang pernah menjejakkan kaki di Madinah. Kini, suasana itu tak lagi terasa jauh bagi warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Di Kelurahan Cangakan berdiri Masjid Abdurrahman bin Auf Samira, yang akrab disebut Masjid MABES. Sejak diresmikan pada 25 November 2023, masjid ini menjelma menjadi magnet baru wisata religi di wilayah Solo Raya. Bagi sebagian orang, kehadirannya seperti penawar rindu membawa sekelumit nuansa Masjid Nabawi ke tengah Kota Karanganyar.

Masjid megah ini diinisiasi oleh pasangan pengusaha asal Karanganyar, Ustaz H Fauzi Wahyu Muntoro dan Ibu Dini Lukitasari, pemilik Samira Travel.

Nama “Abdurrahman bin Auf” dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai saudagar sukses dan dermawan.

Semangat kedermawanan dan kemandirian ekonomi itulah yang ingin dihidupkan melalui pengelolaan masjid ini, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat.

Dari pelataran depan, pengunjung sudah disambut kemegahan arsitektur yang terinspirasi dari Masjid Nabawi. Pintu-pintu besar dengan desain khas Timur Tengah, deretan tiang berhias ornamen emas, serta lampu gantung yang menjuntai anggun menghadirkan kesan sakral sekaligus megah.

Detail interiornya digarap dengan cermat, mulai dari pemilihan karpet hingga kualitas tata suara untuk mendekati atmosfer masjid di Kota Madinah.

“Kami ingin memberikan kesan kepada jemaah agar setidaknya pernah merasakan suasana Masjid Nabawi meskipun berada di Indonesia,” ujar Erik, perwakilan pengelola masjid pada Rabu (11/2/2026). Baginya, pengalaman spiritual tidak hanya dibangun melalui ibadah, tetapi juga melalui suasana yang mendukung kekhusyukan.

Memasuki bulan Ramadhan, denyut kehidupan Masjid MABES semakin terasa. Masjid ini bertransformasi menjadi pusat kegiatan keagamaan yang nyaris tak pernah sepi.

Tradisi ifthar jama’i atau buka puasa bersama digelar setiap hari selama 30 hari penuh. Ratusan jemaah berkumpul, menikmati hidangan berbuka dalam suasana kebersamaan yang hangat.

Tak hanya itu, kajian intensif menghadirkan para masyayikh dari Timur Tengah yang membimbing umat melalui tausiyah menjelang berbuka dan memimpin salat tarawih.

Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, masjid ini juga menjadi tempat iktikaf bagi jemaah yang ingin memperdalam ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Perpaduan arsitektur yang memikat dan aktivitas sosial-keagamaan yang masif menjadikan Masjid Abdurrahman bin Auf Samira lebih dari sekadar bangunan megah. Ia tumbuh sebagai ruang perjumpaan, tempat ukhuwah Islamiah dirawat dan dikuatkan.

Di tengah dinamika kehidupan modern, masjid ini hadir sebagai oase spiritual, mengobati rindu pada Tanah Suci, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan umat di Karanganyar dan sekitarnya.(*)

Program: Ngabuburit Asyik
Host: Tini Afshin
Editor: Untung Sofa Maulana

#ngabuburit #ramadhan2026 #masjid #masjidmabeskaranganyar #masjidabdurrahmanbinaufsamira #ngabuburitasyik #ramadhan #ramadan #masjidnabawi #sejarah #sejarahislam #sejarahmasjid #indonesia

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Tri Suhartini
Videografer: Akmal KhoirulHabib
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved