Mancanegara
Trump Geleng-geleng! Heran Iran Masih Berani Melawan meski Dikepung Pasukan dan Pesawat Tempur
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump heran mengapa Iran belum menyerah menghadapi tekanan peningkatan kekuatan militer Washington.
Yakni, Trump menekan Iran segera mencapai kesepakatan nuklir dalam kurun waktu 10-15 hari.
Dilansir dari Tribunnews.com pada Minggu (22/2), pernyataan itu disampaikan Utusan Khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff.
Witkoff mengungkapkan pernyataan Trump yang menyoroti tekanan tinggi terhadap Iran.
Yakni, Trump sudah mengerahkan armada militernya ke Timur Tengah.
Diketahui, lebih dari 40.000 pasukan AS dikerahkan di kawasan.
Pasukan itu tersebar di pangkalan-pangkalan di negara-negara Teluk dan Laut Arab.
Baca: Ambisius Trump Berisiko Tinggi, Jenderal AS Klaim Kekuatan Militer Iran Buat Babak Belur Musuh
Armada yang dikerahkan, di antaranya dua kapal induk serta lebih dari 120 pesawat tempur ke Timur Tengah.
Bahkan, Presiden Trump juga sudah mengancam keras ke Iran.
Yakni, hal buruk akan terjadi jika Teheran tak segera mencapai kesepakatan.
Sebagai informasi, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menekankan negaranya tidak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat.
Hal itu ditegaskan Pezeshkian dalam pidatonya pada Sabtu (21/2/2026).
Menurut Pezehkian, dalam keadaan apa pun Iran tak akan tunduk menghadapi ancaman AS.
“Kami tidak akan sujud menghadapi kesulitan-kesulitan ini,” kata Pezeshkian.
“Kekuatan dunia berbaris dengan kepengecutan untuk memaksa kita menundukkan kepala. Sama seperti Anda tidak sujud menghadapi kesulitan, kami juga tidak akan sujud menghadapi masalah ini.”
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Penasaran Mengapa Iran Belum Menyerah Hadapi AS, Sudah Ditekan agar Capai Kesepakatan Nuklir
# donald trump # amerika serikat # iran # Presiden AS
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.