Kamis, 30 April 2026

Regional

Sosok Brimob MS yang Aniaya Siswa dengan Helm di Tual hingga Tewas, Kini Terancam di-PTDH

Sabtu, 21 Februari 2026 17:22 WIB
Serambi Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM – Suasana Kota Tual, Maluku, mendadak tegang setelah kasus dugaan kekerasan yang melibatkan seorang anggota Brimob mencuat ke publik.

Seorang personel Brigade Mobil berinisial Bripda MS diduga menganiaya dua pelajar pada Kamis (19/2/2026) dalam sebuah peristiwa yang berujung tragis: satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Perhatian masyarakat pun tertuju pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang kembali disorot karena insiden ini.

Kasus tersebut menambah deretan persoalan yang sebelumnya juga sempat mencoreng institusi aparat penegak hukum.

Peristiwa bermula usai waktu sahur. Dua kakak beradik yang masih berstatus pelajar madrasah melintas menggunakan sepeda motor di sekitar RSUD Maren.

Baca: Detik-detik Siswa MTs Dihantam Anggota Brimob di Tual, Ayah Korban Desak Usut Tuntas

Tanpa penjelasan yang jelas, Arianto Tawakal (14) disebut dipukul di bagian kepala menggunakan helm oleh Bripda MS, yang bertugas di Kompi 1 Batalyon C Pelopor dari Brigade Mobil.

Akibat pukulan tersebut, Arianto kehilangan kendali atas motornya. Ia terjatuh ke aspal dan mengalami benturan keras di kepala.

Sejumlah saksi menyebut korban sempat terlihat berlumuran darah, dengan pendarahan dari hidung dan mulut.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, luka yang dialaminya cukup serius. Arianto dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya.

Baca: ANGGOTA BRIMOB Aniaya Siswa MTs hingga Tewas di Jalan, Kapolres Tual Pilih Minim Komentar

Sementara itu, sang kakak, Nasri Karim (15), juga terdampak dalam kejadian tersebut. Ia mengalami patah tulang pada tangan kanan dan hingga kini masih menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Nasri membantah kabar yang menyebut dirinya dan adiknya terlibat balapan liar. Ia menegaskan bahwa mereka hanya berkendara seperti biasa, dan insiden terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.

Kejadian ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak mendesak agar proses hukum dilakukan secara terbuka dan transparan, demi menjaga kepercayaan publik terhadap aparat.

Sorotan juga mengarah pada tata cara penanganan di lokasi kejadian, termasuk saat proses evakuasi yang dinilai sejumlah saksi kurang manusiawi.

(*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Sosok Bripda MS Oknum Brimob yang Diduga Aniaya Dua Pelajar di Tual, Satu Korban Tak Tertolong

# penganiayaan # brimob # maluku # ptdh

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Serambi Indonesia

Tags
   #PTDH   #Maluku   #Brimob   #penganiayaan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved