Sabtu, 11 April 2026

Tribunnews Update

Trump Beri Iran Deadline 1015 Hari Capai Kesepakatan Nuklir, Dubes: Ancaman Ini Timbulkan Krisis

Jumat, 20 Februari 2026 19:34 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menetapkan tenggat waktu yang sangat ketat bagi Iran.

Trump memberikan Iran waktu paling lama 15 hari untuk menyetujui kesepakatan program nuklirnya.

Trump memastikan hal buruk akan terjadi jika tak ada keputusan setelah 15 hari.

"Kita akan mencapai kesepakatan atau akan menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi mereka," kata Trump kepada wartawan di Air Force One, Jumat (20/2/2026).

Ketika ditanya tentang jangka waktunya, Trump berkata deadline yang diberikan akan cukup.

Menurutnya waktu 15 hari paling lama.

Baca: Isu AS Kemungkinan Serang Iran di Akhir Pekan Menguat, Netanyahu Mendadak Tunda Rapat Kabinet Israel

Trump juga sempat menyampaikan bahwa sulit untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

Ultimatum ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Di mana armada tempur AS telah berada dalam posisi siaga penuh.

Langkah ini disebut-sebut sebagai strategi "tekanan pamungkas" untuk memaksa Iran menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uraniumnya.

"Sekarang kita mungkin harus melangkah lebih jauh atau mungkin tidak."

Baca: Sumpah Iran Balas Agresi AS secara Tegas Proporsional: Semua Pangkalan & Aset di Kawasan Sasaran Sah

"Mungkin kita akan membuat kesepakatan [dengan Iran]. Anda akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan," tegas Trump.

Trump telah mengumpulkan para penasihat utamanya pada Rabu (18/2/2026) untuk pertemuan mengenai krisis dengan Iran.

Presiden AS itu diberi pengarahan tentang pembicaraan nuklir yang diadakan awal pekan ini di Jenewa.

Kelompok tersebut membahas langkah selanjutnya.

(Tribun-Video.com/Aljazeera.com)

Artikel ini telah tayang dengan judul, Iran says US risking ‘crisis’ as Trump sets ’10, 15 days’ deadline for deal

Editor: Rahmat Gilang Maulana
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Trump   #Iran   #nuklir   #Amerika Serikat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved