Minggu, 12 April 2026

Terkini Nasional

Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Hari Pertama Puasa Ramadhan pada Kamis 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 21:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah bertepatan dengan Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan tersebut diumumkan usai sidang isbat yang digelar pada Selasa (17/2/2026) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Sidang isbat dipimpin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, didampingi Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i.

Pemantauan hilal dilakukan secara serentak di 96 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah atau awal puasa Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

"Secara mufakat 1 Ramadhan 1447 H jatuh Kamis 19 Februari 2026," ujar Menag Nasaruddin Umar, Selasa (17/2/2026).

Baca: Tok! Pemerintah Resmi Tetapkan Hari Pertama Puasa Ramadhan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026

Sebelumnya anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya mengungkapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi secara hisab jatuh pada 19 Februari 2026.

Cecep menjelaskan, secara pemantauan pada hari ini, Selasa (17/2/2026), posisi hilal di wilayah NKRI tidak ada yang memenuhi kriteria MABIMS.

"Sehingga tanggal 1 Ramadhan 1447 Hijriah secara hisab imkanur rukyat MABIMS jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026 Masehi," kata Cecep dalam seminar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

Kriteria MABIMS sendiri mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat secara toposentrik dan elongasi minimal 6,4 derajat secara geosentrik.

"Kriteria MABIMS (3-6,4) pada tanggal 29 Sya'ban 1447 H/17 Februari 2026 M posisi hilal di wilayah NKRI tidak ada yang memenuhi kriteria tinggi hilal minimum 3 dan elongasi minimum 6,4 derajat, sehingga tanggal 1 Ramadhan 1447 H secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026 M," kata dia.

Berbeda dengan Muhammadiyah
Lembaga keagamaan, seperti Muhammadiyah, telah lebih dulu memberikan panduan awal puasa berdasarkan perhitungan hisab.

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.

Baca: Hilal Tak Terlihat, Kemenag Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari

Pakar ilmu falak dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (MTT PP) Muhammadiyah, Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, menjelaskan bahwa Muhammadiyah sejatinya telah mengeluarkan penjelasan resmi pada 27 Muharram 1447 H atau 22 Juli 2025 M melalui Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Terkait penyesuaian penetapan 1 Ramadan 1447 H. Penjelasan tersebut dirilis ke publik pada 23 Juli 2025 silam.

Dalam penjelasan itu disebutkan bahwa awal Ramadan 1447 H yang sebelumnya tercantum dalam kalender cetak Muhammadiyah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, kemudian dikoreksi menjadi Rabu, 18 Februari 2026, mengutip muhammadiyah.or.id.

Koreksi dilakukan setelah melalui kajian ilmiah yang mendalam dan diskusi intensif, termasuk dengan para ahli teknologi informasi dan pengembang perangkat lunak hisab.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Kamis 19 Februari, Beda dengan Muhammadiyah

Editor: winda rahmawati
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Ramadhan   #puasa   #Ramadhan 2026   #Ramadhan 1447 H

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved