Minggu, 19 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Netanyahu Ketar-Ketir Negosiasi Nuklir Berjalan Baik, Percepat Kunjungan Lobi Trump Serang Iran

Selasa, 10 Februari 2026 12:30 WIB
Serambi Indonesia

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus berusaha menekan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tetap menyerang Iran.

Khawatir negosiasi berujung damai, Netanyahu mempercepat kunjungannya ke Washington untuk melobi Trump.

Perdana Menteri Israel itu meminta Trump agar mempertahankan opsi untuk membombardir Iran.

Netanyahu awalnya dijadwalkan tiba di ibu kota AS pada 19 Februari, bertepatan dengan agenda Trump menjadi tuan rumah pertemuan perdana Dewan Perdamaian.

Baca: Pendukung Palestina Kecam Kedatangan Presiden Israel di Australia, Gelombang Demonstrasi Memanas

Namun kunjungan tersebut diyakini dimajukan setelah hasil perundingan antara AS dan Iran disebut berakhir baik.

Pernyataan itu disampaikan oleh pakar politik Israel Guy Ziv kepada media Middle East Eye dilansir pada Selasa (10/2).

Ziv mengatakan Iran selalu menjadi perhatian nomor satu Netanyahu atas masalah Palestina dan lainnya.

Menurut Ziv, Netanyahu khawatir Trump akan kembali condong pada diplomasi sebagaimana perjanjian nujlir Iran yang diteken di era Barack Obama.

Baca: Demo Tolak Presiden Israel Ricuh, Polisi Australia Bubarkan Orang-orang Muslim yang Salat Berjemaah

Ziv menilai, Netanyahu kini takut Trump bakal menandatangani kesepakatan baru dengan Iran.

Netanyahu disebut ingin memastikan setiap kesepakatan baru tidak hanya membatasi program nuklir saja namun juga mencakup rudal balistik. (Tribun-Video.com)


Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Netanyahu “Tekan” Trump Agar Tetap Menyerang Iran, Khawatir Negosiasi AS–Iran Berujung Damai, 

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Serambi Indonesia

Tags
   #Netanyahu   #negosiasi   #nuklir   #Trump   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved