tribunnews update
Lubang Raksasa Mirip Sinkhole di Aceh Tengah Makin Besar, Jalan Putus hingga SUTET Dipindah
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Lubang raksasa yang tercipta di Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah kini terus membesar.
Bahkan kondisi ini telah menyebabkan akses jalan penghubung Aceh Tengah-Bener Meriah kini terputus total.
Selain memutuskan jalan, pergerakan tanah mirip sinkhole ini juga mengancam permukiman warga dan infrastruktur kelistrikan setempat.
Seorang tokoh setempat bernama Sukirman saat ditemui pada Senin (2/2/2026) menjelaskan, longsor di kawasan tersebut terus bergerak dan memerlukan penanganan serius.
Menurutnya, dalam sehari bisa terjadi 10-15 kali pergerakan tanah dengan lebar tiga hingga empat meter.
Jika dibiarkan maka longsoran berpotensi membelah kawasan dan menjalar ke desa-desa di sekitarnya.
Dijelaskan oleh Sukirman, pergerakan tanah sebenarnya sudah terjadi sejak 1999 silam.
Namun kini kondisinya makin parah dan meluas sejak 2013 serta pasca banjir beberapa waktu lalu.
Lubang raksasa tersebut kini luasnya mencapai tiga hektare.
Imbas pergerakan tanah, kini dibuatkan jalan alternatif di sisi kanan jalan lantaran jalan utama tak bisa dialui lagi.
Sementara itu, PLN telah melakukan pengerjaan pembongkaran tower SUTET sejak Sabtu (31/1/2026).
Tower SUTET berkapasitas 150 kilovolt tersebut dipindahkan kurang lebih 150 meter dari lokasi rawan bencana agar sistem kelistrikan serta pasokan listrik tetap aman.
Proses relokasi jaringan dengan menggunakan emergency tower berlangsung kurang lebih 3,5 jam.
Hal ini pun berdampak pada pemadaman listrik sementara demi keselamatan pekerjaan dan masyarakat.
Saat ini pemerintah daerah masih melakukan pemantauan intensif sembari menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait.
Sebelumnya, ESDM Aceh mengungkap hasil kajian pergerakan tanah di Kecamatan Ketol.
Hasilnya, longsoran di lokasi tersebut tergolong pergerakan tanah lambat (slow moving landslide), bukan amblasan tanah mendadak ataupun sinkhole seperti yang terjadi di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Aceh, Ikhlas dalam keterangan pada Sabtu (31/1/2026) menjelaskan, hasil penelusuran menunjukkan, lubang pada 2021 luasnya masih sekitar 7000 meter persegi.
Baca: Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Semprot Kapolri Listyo: Dia kira Presiden Prabowo itu Boneka
Kemudian pada 2022, makin bertambah dengan luas mencapai 28 ribu meter persegi.
Adapun saat ini lubang tersebut luasnya mencapai 30 ribu meter persegi.
Ikhlas menjelaskan, secara geologi wilayah Aceh Tengah didominasi batuan vulkanik berupa tufa dan aliran piloklastik yang dikenal sebagai formasi Geureudong.
Formasi ini berasal dari material gunung api Geureudong yang telah tidak aktif jutaan tahun lalu.
Material tersebut bersifat lepas dan mudah menyerap air, terlebih ketika hujan turun, tanah menjadi jenuh air yang berujung penambahan beban pada lereng yang sudah curam dan tererosi.
Lebih lanjut Ikhlas menambahkan, hujan lebat yang terjadi saat siklon Senyar pada akhir November 2025 turut mempercepat pergerakan longsoran tanah.
Untuk mencegah meluasnya longsoran, Ikhlas menyarankan penguatan secara struktur maupun secara non-struktural seperti memperkuat tebing, program penamaman, ataupun merubah jalur drainase.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribungayo.com dengan judul Lubang Mirip Sinkhole di Pondok Balik Tergerus Belasan Kali Sehari, Area Longsoran Kian Meluas,
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Warga Akui Lelah 56 Hari Buka Tutup Jalan, Alternatif Segene Balik Telan Korban sesuai Sinkhole
Rabu, 15 April 2026
LIVE UPDATE
Sinkhole di Aceh Tengah Makin Menganga, Kemen PU Libatkan Pakar dari Kampus Cari Solusi Terbaik
Selasa, 10 Maret 2026
Mancanegara
Detik-detik Mengerikan Munculnya Sinkhole Raksasa Telan Jalanan Shanghai
Jumat, 13 Februari 2026
Terkini Nasional
Penampakan Lubang Raksasa Mirip Sinkhole di Aceh Tengah, Kini Makin Besar hingga Jalan Putus
Selasa, 3 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.