ACT Serahkan 20 Sapi Kurban kepada TNI dan Enam Sapi kepada Brimob

Senin, 12 Agustus 2019 13:58 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah yang jatuh pada hari Minggu, 11 Agustus mendatang, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bekerjasama dengan TNI dan Polri akan menyalurkan bantuan daging qurban.

Ada 20 ekor sapi yang diserahkan ACT kepada Prajurit TNI yang bermarkas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat (9/8/2019).

Dalam acara 'Penyerahan Simbolis Hewan Qurban Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada Aster Panglima TNI' itu, Senior Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur menyampaikan bahwa ini merupakan tahun kedua pihaknya bekerjasama dengan TNI dalam menyalurkan bantuan tersebut.

Nantinya 20 ekor sapi itu akan didistribusikan melalui satuan-satuannya yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) serta Angkatan Udara (AU) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu bantuan hewan qurban juga disalurkan melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

"Ini bagian dari sebuah kerjasama yang kita jalin selama 2 tahun terakhir, dan di sini di Mabes (TNI) ini kita menyerahkan 20 ekor sapi untuk dibagikan kepada yang berhak, melalui 3 angkatan, 3 matra yang ada," ujar Syuhel.

Ia kemudian menyebutkan institusi lainnya yakni Polri yang juga menjadi bagian dalam kerjasama pemberian bantuan hewan qurban ini.

Syuhel menyebut ada bantuan 6 ekor sapi yang diberikan kepada Polri untuk nantinya didistribusikan kepada masyarakat.

Penyerahan simbolis itu pun dilakukan pada hari yang sama, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Di samping dengan TNI, kita juga (kerjasama) denga Polri sebetulnya, dalam waktu bersamaan kita juga menyerahkan 6 ekor (sapi) di Mako Brimob hari ini," kata Syuhel.

Melalui hewan qurban itu, pihaknya berharap kerjasama antara ACT dengan TNI-Polri bisa ditingkatkan.

"Jadi kita ingin bekerjasama erat dengan aparat negara ini, TNI maupun Polri, itu yang kita lakukan hari ini," jelas Syuhel.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Purnomo mewakili Aster TNI mengapresiasi kerjasama yang telah dilakukan ACT dengan pihaknya selama dua tahun terakhir.

"Ini yang kedua kali kita menerima sapi dari ACT, di mana hari ini ya saya rasa besar (sumbangannya) ya 20 (ekor sapi)," kata Purnomo.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ACT kepada prajurit TNI untuk mendistribusikan hewan qurban kepada masyarakat yang berhak melalui satuan-satuan yang ada di TNI.

"Dan saya ucapkan terima kasih, bersyukur ya ACT telah berbagi kepada kami di TNI ini, dan dari sini nanti ini kita distribusikan, ada di sini perwakilan Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara," jelas Purnomo.

Dari 3 matra yakni Laut, Udara dan Darat, TNI akan mendistribusikan melalui satuan-satuan di bawah 3 matra itu.

Pemberian hewan qurban dilakukan di wilayah-wilayah perbatasan yang dekat dengan daerah para prajurit berdomisili.

"Karena mereka kan punya satuan-satuan di bawah, ini ada yang dari Pandeglang tadi, dari Karawang. Nanti mereka lah satuan-satuan (yang memberikan bantuan daging qurban) di mana (mereka) berdomisili, nanti (daging itu) diberikan kepada masyarakat yang mempunyai hak," papar Purnomo.

Terkait jenis sapi yang diberikan ACT kepada TNI-Polri, lembaga kemanusiaan tersebut memilih sapi bali.

Untuk 20 ekor sapi yang diserahkan ke pihak TNI, langsung didatangkan pada Kamis (8/8/2019) malam ke Mabes TNI Cilangkap.

"Ini sapi bali, langsung kita datangkan dari Bali, baru datang semalam ya dan langsung kita bawa ke (Mabes TNI) sini, sebanyak 20 ekor," kata Syuhel.

Sapi bali, menurut Syuhel, memiliki keunggulan yakni daging yang banyak meskipun perawakan sapinya kecil.

Sehingga dinilai cukup untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak.

"Ya sapi bali ini keunggulannya adalah yang jelas sapi lokal, yang pertama (sapi ini) asli Indonesia, yang kedua memang perawakannya kecil tetapi ini dagingnya banyak," jelas Syuhel.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa dalam memilih hewan qurban, diutamakan untuk mencari hewan yang memiliki daging yang banyak, agar pemberian kepada mereka yang berhak bisa merata.

"Kalau qurban ini kan diutamakan bagaimana dagingnya itu bisa kita bagikan secara signifikan kepada masyarakat," papar Syuhel.

Untuk sapi yang dipilih ACT kali ini, memiliki ukuran sedang dan bobotnya lebih dari 250 kg per satu ekor sapi.

"Dan ukurannya memang tidak terlalu besar, sedang ya, tapi di atas 250 kilo (gram) beratnya," pungkas Purnomo.

20 ekor sapi yang diserahkan kepada TNI, meliputi 4 ekor sapi untuk Staf Teritorial (STER) Angkatan Darat Mabes AD.

Kemudian 4 untuk Dinas Potensi Maritim (SPOTMAR) MABES AL, 4 ekor sapi untuk Staf Potensi Dirgantara (SPOTDIRGA) MABES AU.

Lalu 1 ekor untuk DANDENMA Mabes TNI dan 1 ekor sapi untuk Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Fitri Wulandari
Videografer: Fitri Wulandari
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved