Sabtu, 25 April 2026

Selebritis

Ayah Lula Lahfah Ragukan Kabar Rintihan Kesakitan sang Anak sebelum Wafat, Begini Keterangannya

Kamis, 29 Januari 2026 17:11 WIB
Tribun Medan

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Asiah, asisten rumah tangga (ART) menyampaikan keterangan bahwa Lula Lahfah sempat mengerang kesakitan sebelum meninggal dunia.

Diketahui pada Kamis (22/1/2026), Lula sampai di apartemen pukul 22.00 WIB yang diantar oleh Reza Arap.

Saat itu ia langsung masuk kamar.

"Dia pulang malam, sekitar jam 10 malam masuk kamar," ungkap Asiah.

Sekitar pukul 02.00 WIB, Asiah mengaku mendengar Lula Lahfah mengerang kesakitan.

"Dia kayak mengerang kesakitan," katanya.

Lalu pukul 09.00 WIB, Jumat (23/1/2026), Asiah mengetuk kamar Lula, tapi tidak ada jawaban.

Asiah berusaha memanggil sampai satu jam.

Setelah tidak ada respon, Asiah berinisiatif meminta bantuan manajemen apartemen dan menghubungi Reza Arap untuk membuka kamar Lula yang terkunci dari dalam.

Baca: Respons Manajer Lula Lahfah soal Dugaan Keberadaan Reza Arap di TKP Meninggalnya sang Selebgram

"Sore akhirnya lapor ke sekuriti lagi minta ada keluarga atau orang dekat yang bisa menjamin supaya teknisi mendobrak pintu kamar karena kamar terkunci dari dalam," pungkasnya.

Benar saja, ketika dibuka Asiah mendapati Lula terbaring di atas kasur dengan kondisi mulut terbuka dan bibir membiru.

"Ditemukan dalam posisi tidur telentang berselimut dengan menggunakan kaus putih dan celana pendek hitam," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih.

Menurutnya di lokasi yang sama juga ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah.

"Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan," katanya.

Namun dari kejadian ini muncul kejanggalan.

Lula ditemukan dengan kondisi tubuh membujur kaku dan mulutnya membiru pukul 09.00 WIB.

Sedangkan Lula dinyatakan meninggal dunia pukul 19.20 WIB.

Besar kemungkinan saat ditemukan Lula belum meninggal dunia melainkan sempat mendapat perawatan intensif di klinik hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Padahal jika melihat dari foto-foto Lula yang ditemukan di atas kasur kecil kemungkinan masih hidup.

Tubuhnya sudah sangat kaku dan keras bahkan raut wajahnya sudah berubah.

Kondisi Lula itu menunjukkan seperti orang yang sudah beberapa jam meninggal.

Baca: Polisi Buka Suara soal Isu Lula Lahfah Meninggal karena Overdosis, Penyelidikan Masih Berjalan

 

Pengakuan ayah Lula Lahfah

Apalagi sempat tersebar luas chat WhatshApp teman-teman Lula mengatakan bahwa dirinya ditemukan meninggal dunia di atas kasur dengan kondisi mulut membiru.

Tapi sayangnya surat kematian Lula menyatakan dirinya meninggal pukul 19.20 WIB pada Jumat, 23 Januari 2026.

Di tengah kejanggalan ini,

"Aku pribadi beneran enggak tahu. Mungkin saja itu (teriakan mengerang) yang membantu anak saya," ungkapnya.

Feroz menambahkan bahwa saat pintu dibuka oleh ART dan manajemen apartemen, asisten pribadi Lula Lahfah ada di lokasi.

Asisten Lula Lahfah itu pun mendengar teriakan kaget dari ART saat menemukan jenazah.

"Cuma pembantu sama manajemen apartemen aja yang buka pintu. Asisten dia juga ada pas di situ dengar teriakan pembantu itu. Jadi kaget semua lah," jelasnya.

Hingga Selasa (27/1), Feroz belum menerima informasi lanjutan dari pihak berwenang.

Kejanggalan ini membuat kepolisian ikut turun tangan melakukan penyelidikan.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Pengakuan Ayah Lula Lahfah Soal Teriakan dari Kamar, Kini Polisi Dalami Isu Meninggal Overdosis

# Ayah Lula Lahfah # Lula Lahfah # Rintihan Kesakitan # Rintihan # Anak # Kesakitan # meninggal dunia # asisten rumah tangga # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved