Senin, 27 April 2026

Tribunnews Update

Respons Demokrat dan PKB soal Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Februar & Nama Bahlil Mencuat

Selasa, 27 Januari 2026 18:29 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali mereshuffle kabinetnya.

Terkait isu ini, partai Demokrat dan PKB buka suara.

Baca: DPR Buka Suara soal Isu Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet: Itu Hak Prerogatif Presiden

Menurut kabar yang beredar, perombakan kabinet ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026) buka suara. 

Ia mengatakan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden.

"Kita serahkan Pak Presiden. Itu hak prerogatif Presiden, reshuffle ya. Oke. Cukup ya? Itu nanti, itu kan hak prerogatif Presiden," kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Baca: Nilai Isu Reshuffle Menteri Prabowo Gelap Gulita, Pengamat: Tak Ada Tanda-tanda Kuat Rombak Kabinet

Pernyataan senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron.

Menurutnya, kewenangan untuk mengangkat maupun memberhentikan menteri berada di tangan kepala negara.

"Reshuffle adalah hak prerogatif presiden, sehingga untuk mengangkat dan memberhentikan menteri menjadi kewenangan presiden," jelasnya.

Sementara, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga juga memberikan respons.

Baca: Blak-blakan! Menkeu Purbaya Yudhi Bisa Kena Reshuffle jika Pertumbuhan Ekonomi Tak Capai 6 Persen

Ia menilai, kinerja sejumlah menteri di masyarakat rendah.

Oleh karena itu, ia berharap jika perombakan kabinet benar-benar dilakukan.

"Ada rumor Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle pada Februari 2026. Rumor itu diharapkan memang jadi kenyataan. Sebab, secara objektif beberapa menteri memang dinilai masyarakat kinerjanya rendah," kata Jamiluddin saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Jamiluddin lantas mengungkap nama-nama menteri yang kinerjanya dinilai kurang berdasarkan survei.

Baca: Partai Gerindra Jawab Cecaran Publik soal Isu Purbaya Bakal Direshuffle Gegara Proyek Whoosh

Mulai dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Kepala BGN Dadan Hindayana dan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai.

Lalu ada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
hingga Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

"Ke-10 nama itu oleh CELIOS dinilai minus, dengan minus tertinggi diperoleh Bahlil (-151). Dari 10 nama ini, sebagian memang kerap disuarakan pengamat dan masyarakat untuk di-reshuffle. Karena itu, 10 nama itu kiranya memang layak dipertimbangkan untuk di-reshuffle," ujarnya.

Baca: Ancaman Presiden Prabowo untuk Menteri Nakal Sebelum Kena Reshuffle: jika Susah Diingatkan

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari istana terkait rencana perombakan kabinet. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet, Demokrat & PKB Kompak: Hak Prerogatif Presiden

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved