Mancanegara
Makin Mesra! Iran Dapat Suplai Propelan dari China, Sinyal Perang Besar Lawan AS Makin Nyata?
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, semakin menampakkan niatnya untuk menyerang Iran, baik dengan dalil atau tanpa alasan.
Pada Kamis (22/1/2026), Trump kembali mengancam Iran dengan mengatakan kalau "kekuatan besar" tengah menuju ke kawasan Teluk, merujuk pada armada kapal induk berikut unit-unit serang pendukungnya.
Trump mengatakan kalau Washington mengawasi Iran secara cermat meski Teheran telah menangguhkan eksekusi yang direncanakan terhadap para demonstran di tengah tindakan keras pemerintahnya.
Awalnya, Trump mengancam Iran karena alasan itu, saat para demonstrans anti-rezim Iran saat ini, ditindak secara represif, mengakibatkan setidaknya lima ribu jiwa, termasuk aparat keamanan, kehilangan nyawa dalam kerusuhan yang berlangsung lebih dari sepekan tersebut.
Trump kini berganti alasan untuk membenarkan rencana AS menyerang Iran dengan mengatakan, "Saatnya Iran berganti rezim", menegaskan kalau dia ingin melengserkan pemimpin tertinggi Iran saat ini, Ayatollah Khamenei.
Baca: Detik-detik Warga Ngamuk Hantam Markas Lano Melonguane Buntut Oknum TNI AL Diduga Mabuk Aniaya Guru
Baca: Detik-detik Menteri KP Sakti Wahyu Jatuh Pingsan saat Penyerahan 3 Jenazah Korban ATR 42-500
Menurut para analis dan pakar pertahanan, Iran memiliki kemampuan pertahanan yang memadai, terutama sistem rudal yang sebagian besar telah membuktikan kemampuannya dalam konflik dengan Israel pada Juni tahun lalu.
Dari ratusan rudal yang diluncurkan ke Israel pada bulan Juni, puluhan di antaranya menembus pertahanan udara Israel yang disebut Iron Dome, menewaskan warga sipil.
Meskipun sistem rudal jarak menengah Iran dihantam keras oleh serangan Israel, persenjataan rudal balistik jarak pendeknya – senjata yang paling mampu menyerang target AS dan negara-negara Teluk – tidak mengalami kerusakan besar.
Kini, Iran semakin fokus pada pembangunan kembali program rudalnya, di mana mereka mengimpor prekursor kimia dari China untuk memproduksi propelan bahan bakar padat.
Propelan merupakan campuran bahan kimia yang berfungsi sebagai penghasil panas tinggi yang menimbulkan daya dorong pada rudal, roket, atau amunisi.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perang Habis-habisan, Iran Dapat Suplai Propelan dari China Buat Rudal Hadapi Serangan Amerika
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sosok Pelaku Penembakan Donald Trump Disorot, Guru Privat Berprestasi dengan Pendidikan Mentereng
4 jam lalu
Tribunnews Update
Trump Sebut Insiden Penembakan di Gedung Putih Tak Jadi Penghalang Peperangan Melawan Iran
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Timur Tengah: 3 Kapal Perang AS Kepung Iran, Menlu Araghchi Datangi Pakistan
5 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PM Inggris Didemo Usai Izinkan Pangkalan Militer Dipakai AS untuk Serang Iran, Warga Akui Muak
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.