Terkini Daerah

Perampok Bertopeng Gasak Ternak dan Aniaya Warga Kambata Wundut, Sumba Timur

Sabtu, 10 Agustus 2019 15:11 WIB
Pos Kupang

TIBUN-VIDEO.COM, WAINGAPU- Perampok bertopeng mengasak ternak kuda dan menganiaya korban sebagai pemilik ternak Aris Habaita Herung di Kambata Wundut, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (9/8/2019) tengah malam sekitar pukul 24.00 Wita.

Akibat penganiayaan oleh kawanan perampok itu, korban Aris mendapat sejumlah luka yang sangat serius akibat sabetan parang di tubuh korban mulai dari jari kaki, batang kaki, badan, hingga kepala, namun nyawa korban masih bisa selamat.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Lewa kemudian di rujuk ke RSUD Umbu Rara Meha, Sabtu (10/8/2019) pagi untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain menganiaya korban, kawanan perampok juga berhasil membawa kabur sembilan ekor ternak kuda, hand phone, dan merusak lemari rumah.

Kakak sepupu korban Eduard Nggau Behar ketika ditemui POS-KUPANG.COM di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Sabtu (10/8/2019) pagi mengatakan, berdasarkan cerita korban kejadian sekitar jam 12 tengah malam. Saat itu korban baru tiba di rumah hendak tidur, tiba-tiba ada suara manusia yang halo-halo dari bawa rumah sebab rumah panggung.

Kata Eduard, karena mendengar suara itu korban kaget apalagi dengan suara paksa untuk segera membuka pintu. Korban juga sudah memfirasat bahwa itu parampok sebab dengan nada orang untuk paksa buka pintu.


Karena sudah firasat, kata Eduard korban juga siap, namun saat itu korban sendiri bersama seorang anak laki-laki kecil, serta seorang ibu dan anak bayi yang merupakan istri dan anak dari kakak kandung korban, sedangkan saat kejadian itu kakak kandung korban tidak berada di rumah itu karena sedang menjaga ternaknya di kebun.

Sehingga saat korban tahan pintu rumah depan, pintu bagian di belakang anak kecil tidak mampu untuk tahan pintu, apalagi rumah panggung dengan lantai bale-bale sehingga telapak jari kaki korban juga terkena tusukan parang tajam oleh perampok dari bawah kolong rumah.

Eduard mengatakan, akhirnya kawanan perampok berhasil masuk ke dalam rumah dan menganiaya korban dengan sabetan parang korban akhirnya jatuh. Sedangkan kawannya seorang anak laki-laki itu karena takut berhasil melarikan diri, sementara ibu itu menyelamatkan anaknya dengan menutupi tikar lalu duduk di atas tikar.

"Ibu itu juga angkat tangan minta tolong jangan aniaya mereka, jadi perampok tidak sempat aniaya ibu itu. Tapi kalau berani mereka teriak berarti mati sudah mereka,"ungkap Eduard.

Eduard juga mengatakan, kawanan perampok itu bawa kabur 9 ekor kuda dari 17 ekor kuda milik korban yang ada. Seekor kerbau yang diikat di sekitar rumah itu juga, kawanan perampok memotong dengan parang di bagian leher kerbau itu.

"Tadi pagi kami lihat dari 17 ekor itu, ada sembilan ekor belum dapat lihat. Satu ekot kerbau yang dihantam di leher itu juga tidak tahu lagi antara mati atau hidup, sementara di rumah itu juga ada ternak sapi dan sejumlah ternak kerbau masih utuh tidak hilang. HPnya korban juga mereka bawa, perampok juga bongkar lemari-lemari dengan parang, entah apa yang donk bawa kita juga belum tahu,"ungka Eduard.

Usai kawanan perampok kabur, kata Eduard korban berusaha merangkak turun dari rumah berjalan dengan merangkak dan berusaha berteriak sehingga warga mendengar lalu datang membawa korban ke Puskesmas Lewa untuk mendapat pertolongan medis dan lainya berusaha mencari ternak yang hilang itu tapi tidak dapat melihat.

Jarak antara rumah korban dirampok dengan rumah warga sangat jauh sekitar 1 kilometer. Sehingga saat kejadian itu baik keluarga maupun warga tidak mengetahuinya.

Eduard nengatakan kawanan perampok itu diperkirakan beranggota lebih dari sepuluh orang. Mereka mengenakan topeng sehingga korban tidak bisa hafal kawanan perampok itu, tapi rata-rata semua pelakunya diduga anak-anak muda. (*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul BREAKING NEWS : Perampok Bertopeng Gasak Ternak dan Aniaya Warga Kambata Wundut, Sumba Timur 

ARTIKEL POPULER:

Polres Jeneponto Bekuk Pelaku Pencurian Spesialis Ternak, Bali Gasak 34 Kuda

Pencuri Spesialis Hewan Ternak di Kabupaten Pekalongan Ditangkap

Tak Miliki Rumah, Tempat Pakan Ternak Disulap Jadi Tempat Tinggal

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved